Alat berat didatangkan untuk mempercepat penanganan pekerjaan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pelaksanaan pembangunan Plaza Gempol Disperindag tahap kedua dengan nilai anggaran Rp 5 miliar, hingga memasuki akhir bulan September, baru mencapai 77 persen. Beberapa pekerjaan yang belum rampung di pasar daerah ini, terus dikebut pihak rekanan.
Pantuan BANGSAONLINE.com di lapangan, ada bebebarapa item pekerjaan yang saat ini pengerjaannya belum rampung. Di antaranya meratakan lahan area parkir, perbaikan dinding pagar, serta merapikan saluran pembuang di sisi timur untuk pedagang kali lima.
BACA JUGA:
- Pimpin Apel Penertiban Pasar Besar, Wali Kota Pasuruan Tekankan Keadilan dan Kenyamanan
- Waspadai Daging Gelonggongan di Pasar Tradisional, Satgas Pangan Kabupaten Pasuruan Gelar Sidak
- Dicurhati Pedagang Pasar Purwosari Makin Sepi Pembeli, Begini Solusi dari Khofifah
- BLPBJ Pasuruan Tegaskan Lelang Revitalisasi Pasar Cheng Hoo Terbuka untuk Umum
“Saat ini persiapan pemasangan pintu rolling door, karena material sudah ada. Untuk pekerjaan yang progresnya belum memenuhi akan kita kebut menggunakan alat berat,“ jelas Ir Selamet, pelaksana proyek kepada BANGSAONLINE.com.
Progres pengerjaan fisik baru mencapai 77 persen. Namun, pihaknya optimis bisa menyelesaikan sisa pekerjaan yang belum rampung,pasalnya karena ada sisa waktu sekitar 1 bulan lebih .
Terpisah PPKom Disperindag Syaifuddin yang dikonfirmasi terkait pembangunan Plaza Gempol menuturkan, pihaknya terus melakukan pengawasan secara ketat di lokasi. Tujuannya agar pelaksanaan pembangunan bisa tepat waktu.
”Kita minta pihak pelaksana proyek bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu. Kalau perlu dilakukan penambahan pekerja agar progresnya memehuni target,“ jelasnya. (bib/par/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




