Khofifah menyerahkan sapi kurban kepada pengurus Masjid Al Akbar Surabaya.
Dikatakan wanita yang juga mantan Menteri Sosial ini, nilai demokrasi keluarga itu kerap terlewat.
Padahal menurutnya demokrasi menjadi salah satu pondasi dalam mewujudkan keluarga yang sakinah mawaddah warahmah dengan saling menghormati dan menghargai pendapat diantara anggota keluarga.
Dalam kesempatan penyerahan hewan kurban pagi ini, Khofifah tampak didampingi ketiga anaknya. Yaitu Patimasang, Jalaluddin Mannagali, dan juga Yusuf Mannagali.
Secara simbolis Khofifah menyerahkan hewan kurbannya kepada Direktur Tarbiyah Masjid Al Akbar Surabya H Abdul Said Syarifuddin.
"Kurban ini kembali akan jadi penguat kepedulian sosial kita. Bahwa pembagian hewan kurban bukan hanya untuk masyarakat muslim tapi untuk seluruh masyarakat terutama mereka yang kurang mampu dan kurang gizi," ucap Khofifah.
Tidak hanya itu, menurut Khofifah sesuatu yang baru di Masjid Al Akbat ini adalah dari sistem pembagian daging kurbannya.
Masyarakat tidak mengambil daging kuban di sini, tapi dagingnya dibagi menurut peta kekeurangan gizi.
"Serta hewan kurbannya tidak dipotong hari H, tapi dipotong di hari pertama tasrikh. Dimana ini akan dijadikan wisata kurban dan kembali ada edukasi dan pencerahan kepada masyarakat," pungkas Khofifah. (mdr/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




