Pohon tumbang di jalan Dirgahayu Pamekasan.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Pamekasan sejak subuh menghalangi kegiatan Jalan-jalan Santai (JJS) dan senam bersama dalam rangka Hari Kesehatan Nasional se-Jawa Timur yang dipusatkan di Kabupaten Pamekasan, Jum'at pagi.
Acara itu terpaksa dibatalkan karena hujan yang tidak kunjung berhenti. Seyogyanya, JJS yang yang mengambil start di area Arek Lancor itu dimulai pada pukul 05.30 WIB.
BACA JUGA:
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
- Bupati Pamekasan Tiga Kali Tinjau SGMRP Demi Sukseskan Puncak Hardiknas Jatim 2026
- Jelang Iduladha, PLN ULP Pamekasan Perkuat Jaringan demi Cegah Gangguan Listrik
Padahal, panggung dan tenda di lapangan depan Pendopo Ronggosukowati sudah disiapkan sebagai titik finish. Terpaksa panggung dan tenda tidak digunakan karena acara dipindah ke dalam pendopo Ronggosukowati.
"Langsung diintruksikan ke pendopo, JJS, dan senamnya gagal," ujar para peserta JJS yang sudah menunggu acara tersebut.
Bahkan hujan deras yang mengguyur Kota Pamekasan juga membuat sejumlah pohon tumbang. Di antaranya pohon berdiameter 90 cm di jalan Dirgahayu. Akibat peristiwa ini, arus lalin di Jalan Dirgahayu sempat macet.
Koordinator TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Pamekasan Budi Cahyono terlihat memotong dahan-dahan pohon tersebut dengan gergaji mesin. "Pohon tumbang karena akarnya tak mampu menahan beban yang cukup berat. Guyuran hujan cukup deras dan agak lama membuat akar lepas dan terlempar keluar dari paving trotoar," ujar Budi di sela-sela memotong dahan pohon yang tumbang. (err/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




