Wakil Wali Kota Pasuruan R. Teno Prasetiryo, S.T, dan Sekda Pasuruan Kota H. Bahrul Ulum.
Untuk memeriahkan Jamuan Makan Malam, Tim Sanggar Seni Dharma Budaya Kota Pasuruan dengan jumlah penari 9 (sembilan) orang dan jumlah Pengrawit 11 (sebelas) orang menyuguhkan Tari Trajeng yang menggambarkan kesetiaan perempuan saudara dan kerabat Nyi Roro Kinjeng (Trah Kinjeng) dalam menjaga gamelan Kyai Jimat dan melindungi wilayah Tanjung Tembikar Pasuruan yang kini dikenal dengan sebutan Desa Trajeng.

Dengan kelembutan, keluwesan, dan kekuatan jiwa patriot yang mumpuni, para wanita Trajeng yang bercampur baur antara etnis Cina dan Jawa bahu membahu mewujudkan kesetiaannya. Dan dengan tusuk ronyok yang dipakai adalah senjata pamungkas dan symbol akan keteguhan hati, bersatu bersama dalam kesetiaan Nyi Roro KInjeng meraih kedamaian.
Perlu diketahui, agenda Asia Africa Festival (AAF) pada hari Sabtu tanggal 29 Juni 2019 yakni Karnaval Asia Africa Africa dan Gelaran Seni Budaya Asia Africa pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Rutenya adalah sepanjang Jalan Asia Afrika Bandung.
Sedangkan pada hari Minggu tanggal 30 Juni 2019 dengan agenda City Tour dan kegiatan solidaritas dan amal dengan mempelajari cara membuat batik di pusat kerajinan rupa-rupi Bandung. (ard/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




