Bupati Sambari didampingi Sekda Andhy Hendro Wijaya, Kepala BKD M. Nadlif, dan penguji memberikan pengarahan peserta lelang. foto: ist
Ia menjamin, lelang ini dilakukan murni berdasarkan hasil tim panitia seleksi (pansel). Siapapun nantinya yang masuk ranking 3 besar di masing-masing 5 jabatan yang dilelang, adalah murni dari hasil tes. "Nanti 3 pejabat yang masuk ranking 3 besar di masing-masing jabatan yang kita serahkan ke Pak Bupati," jelas mantan Kadispendik ini.
Hal yang sama disampaikan Bupati Sambari. Ia menyatakan dari sekian banyak pendaftar, panitia seleksi (pansel) telah menetapkan sekian peserta untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Siapapun yang terpilih, menurutnya adalah hasil kerja pansel yang profesional.
Dalam kesempatan ini, Bupati juga mengapresiasi kepada para pendaftar yang antusias mengikuti seleksi JPT Pratama tersebut. "Berarti masih banyak orang-orang yang optimis dan semangat mengabdi untuk negeri, utamanya bersama Pemerintah Kabupaten Gresik," jelasnya.
Bupati menitip pesan untuk menciptakan inovasi dan gagasan baru demi kemajuan Kabupaten Gresik. Inovasi tersebut diharapkan bersentuhan langsung dengan pelayanan publik atau masyarakat.
"Karena upaya kita selama ini adalah melayani masyarakat di berbagai aspek pelayanan publik. Oleh sebab itu, inovasi dan gagasan baru itu perlu untuk diciptakan. Selain itu juga diharapkan turut menunjang inovasi yang sudah ada di tiap-tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah)," terangnya
Sementara, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Sutrisno menambahkan, dari serangkaian tes yang dijalani hingga tes kesehatan, nantinya akan dipilih tiga pejabat yang lolos di tiap-tiap jabatan yang dilelang. "Jadi, mulai tes, penyerahan makalah, dan wawancara, dari 35 pejabat yang mendaftar itu bakal diseleksi tinggal 15 orang. Masing-masing tiga pejabat di tiap jabatan akan diserahkan kepada Bupati untuk mengikuti tahapan selanjutnya," pungkasnya. (hud/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






