Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra ditunjukkan wilayah-wilayah yang rawan bencana.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mendirikan posko bencana di Utara Polsek Arosbaya, Minggu (5/1/2020). Ia mengatakan, pendirian posko ini merupakan wujud sinergitas antara Polres Bangkalan dengan Forkopimda dalam mengantisipasi bahaya bencana alam yang akan terjadi.
Selain mendirikan posko, dalam kesempatan ini kapolres bersama Forkopimda juga meninjau sungai Tambengan yang terletak di perbatasan Kecamatan Arosbaya dengan Kecamatan Klampis yang biasanya menjadi titik potensi sumber banjir.
BACA JUGA:
- Bikin Prank Pocong untuk Konten Tiktok, 3 Pelajar di Bangkalan Nangis Usai Didatangi Polisi
- Kos di Blega Diduga Jadi Lapak Sabu, Polres Bangkalan Amankan Pria 50 Tahun dan Puluhan BB
- Viral Teror Pocong Bersajam Resahkan Warga, Polres Bangkalan: UIah Iseng Tiga Pemuda
- Ricuh di Arena Sabung Ayam Perbatasan Bangkalan-Sampang, Polisi Belum Beri Penjelasan
Peninjauan ini sekaligus untuk mengecek sistem alarm pengukur tingkat ketinggian air. Menurutnya, alarm tersebut akan berbunyi pada ketinggian yang akan menimbulkan bahaya banjir. "Sehingga warga bisa waspada dan segera dievakuasi di posko yang sudah kita tentukan," ujarnya.
Meski demikian, Rama berharap banjir di Kecamatan Arosbaya tidak sampai terjadi. Tetapi jikalau itu terjadi, ia berharap semua pihak telah siap untuk menanggulanginya.
Sebanyak kurang lebih 400 personel gabungan dari BPBD, TNI Kodim, Lanal, Polres, Satpol PP, serta relawan dari Pramuka sudah disiapakan sebagai tim penanggunglangan bencana.
Selain Kecamatan Arosbaya, ke depan pihaknya juga akan membuka posko bencana yang bertempat di Kecamatan Blega. Hal ini sesuai mapping lokasi rawan bencana yang akan terjadi di wilayah Kabupaten Bangkalan.
Dalam kesempatan ini, Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin juga ikut serta meninjau posko serta sungai lokasi rawan banjir. Ia berharap adanya posko bencana ini bisa meminimalisir serta berharap tidak ada korban jiwa saat musibah terjadi.
"Oleh karenanya, hal-hal yang dapat diatasi sebelum terjadi bencana yang begitu besar perlu kita waspadai," tuturnya. (ida/uzi/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




