Senin, 19 April 2021 16:56

LSM Garda Pantura Minta Anggota Dewan Tak Main Proyek

Selasa, 28 Juli 2020 22:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Habibi
LSM Garda Pantura Minta Anggota Dewan Tak Main Proyek
Lukman Hakim, Ketua LSM Garda Pantura.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kalangan pegiat LSM semakin kritis menyoroti kinerja anggota Dewan Kabupaten Pasuruan. Utamanya soal dugaan keterlibatan para wakil rakyat itu dalam proyek yang bersumber dari APBD. 

Seperti disampaikan Lukman Hakim, Ketua LSM Garda Pantura. Dirinya meminta BK DPRD mampu menjalankan fungsinya dengan baik untuk menjaga martabat dan kehormatan anggota DPRD berdasarkan kode etik.

Untuk diketahui, baru-baru ini kasus pengadaan 2,5 juta masker menjadi ramai di media lantaran diduga menyeret anggota Dewan Pasuruan dari Partai PKB. Oknum wakil rakyat itu diduga ikut mendapat 'jatah' dalam proyek penutup hidung dan mulut itu.

Untuk itu, dirinya mendesak kepada BK memaksimalkan tupoksi yang sudah diemban dengan sebaik-baiknya. "Agar marwah lembaga parlemen ini tidak tercoreng oleh perbuatan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan pribadi, seperti kasus masker yang telah ditangani BK," cetusnya.

BACA JUGA : 

Dinilai Tak Prosedural, Persetujuan Perubahan Ketiga Raperda Kabupaten Pasuruan Nomor 6/2015 Ditunda

Diduga Ada Potongan 40% Pada 14 Paket Pokmas di Kota Pasuruan, Ini Tanggapan Kasi Intel Kejari

Eko Suryono Minta Pemerintah Dukung Ekonomi Rakyat Pasuruan Melalui Pasar Desa

DPRD: ​Tamu Kunjungan Kerja ke Pasuruan Wajib Menginap di Hotel

Pria yang akrab disapa gus Lukman ini menilai, kasus yang mirip pengadaan masker juga rentan terjadi. Misalkan ada anggota dewan yang coba-coba untuk bermain proyek-proyek fisik. “Kita minta BK juga berani mengusut kepada para anggota dewan yang bermain proyek fisik, sehingga akan menimbulkan efek jera,” pintanya.

"Kasus dugaan permainan proyek yang dilakukan anggota parlemen hampir setiap tahun masih ada. Contohnya, soal usulan pembangunan melalui pokir (pokok pikiran dewan: red) di masing-masing dapil kepada OPD. Akan tetapi kasus tersebut belum pernah diungkap oleh BK seperti halnya kasus pengadaan masker," tandasnya. (bib/par/ian)

Teh Panas Rp 5.000, Teh Dingin Rp 10.000, Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan (7)
Minggu, 18 April 2021 22:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com –Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan kali ini M Mas’ud Adnan – sang narator - mereview tentang orang Madura yang tiba-tiba haus. Ia pun pergi ke warung di pinggir jalan. Ia membeli teh. Di warung itu semua barang yang ...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...