Kantor Pemkab Blitar.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Kantor Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Blitar yang berada di Kecamatan Kanigoro ditutup selama empat hari. Penutupan dimulai Kamis (6/8) besok dan akan buka kembali pada Senin (10/8) pekan depan.
Penutupan tersebut dilakukan usai empat pegawai yang berkantor di situ terkonfirmasi positif Covid-19. Keempat pegawai itu berasal dari bagian protokol dan komunikasi pimpinan (Prokopim). Mereka di antaranya dua perempuan dan dua laki-laki.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan, awalnya hanya ruang bagian Prokopim saja yang rencananya ditutup sementara. Namun karena ruang bagian Prokopim berada di dalam Gedung Pemkab Blitar dan berdekatan dengan ruangan bagian lainnya, termasuk ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Blitar, pihaknya kemudian memutuskan untuk menutup Kantor Pemkab Blitar secara menyeluruh untuk mencegah penularan.
"Rencananya, semua dan akan dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan," ujar Krisna, Rabu (5/8/2020).
Selain Kantor Pemkab Blitar, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar di Jalan Semeru Kota Blitar juga ditutup dengan waktu yang sama. Penutupan dilakukan setelah ada satu pegawai Dinkes terkonfirmasi positif Covid-19. Meski kantor ditutup, dia memastikan pegawai yang bertugas di lapangan tetap menjalankan tugasnya. Termasuk petugas yang melakukan tracing.
"Tracing di lapangan tetap. Termasuk nanti di bagian pelayanan tetap ada yang piket," ujarnya.
Untuk empat pegawai Prokopim yang positif diisolasi di tempat isolasi milik Pemkab Blitar di Gedung LEC Garum. Mereka diketahui sebagai kasus konfirmasi tanpa gejala.
Sementara kronologi terpaparnya empat pegawai bagian Prokopim itu bermula saat ada seorang pegawai BNN Kabupaten Blitar berkunjung ke ruangan bagian Prokopim. Beberapa hari usai berkunjung, pegawai BNN itu dinyatakan positif Covid-19.
Setelah itu seluruh pegawai bagian Prokopim langsung menjalani tes swab dengan hasil empat orang dinyatakan positif. Usai empat orang dinyatakan positif, Rabu siang seluruh pegawai yang pernah kontak erat dengan empat pegawai positif di-test swab ulang.
Sementara untuk Dinkes Kabupaten Blitar pegawai yang dinyatakan positif memiliki riwayat perjalanan dari luar kota. Saat ini yang bersangkutan dirawat di RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.
"Usai ada pegawai dinyatakan positif, kami langsung melakukan tracing dan testing. Ada 225 orang yang hari ini dilakukan tes swab terdiri dari pegawai Dinkes dan kantor Sekretariat Pemkab," pungkasnya. (ina/ian)






