Sabtu, 31 Oktober 2020 17:15

Temuan 12 Nama Fiktif Penerima Insentif Guru Madin di Kamal, Salah Satunya Pemborong Besi Tua​

Rabu, 26 Agustus 2020 14:46 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Subaidah
Temuan 12 Nama Fiktif Penerima Insentif Guru Madin di Kamal, Salah Satunya Pemborong Besi Tua​
Ustaz Abdul Hasib saat melapor kepada Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Hotib Marzuki di ruang kerjanya, Selasa (25/8/2020) kemarin. (foto: ist).

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Satu orang di antara 12 nama penerima fiktif insentif guru madin yang ditemukan di Kecamatan Kamal, diketahui berprofesi sebagai pemborong besi tua. Sedangkan lainnya kebanyakan sebagai petani.

Hal ini diungkapkan oleh Ustaz Abdul Hasib saat melapor kepada Wakil Ketua DPRD Bangkalan, Hotib Marzuki di ruang kerjanya, Selasa (25/8/2020) kemarin.

Menurut Abdul Hasib, 12 nama penerima fiktif yang ditemukannya, mereka menerima insentif sebesar Rp 200 ribu per bulan di tahun 2020. Padahal mereka tidak berprofesi sebagai guru madin. 

"Saya kroscek langsung ke lapangan, apakah betul penerima tersebut sebagai profesi guru madrasah, dan pihak sekolah mengatakan kalau nama tersebut tidak ada dalam daftar guru pengajar di sekolahnya," ujar Ustaz Abdul Hasib, Tim Verifikator sekaligus Pengawas Penerima Guru Madin di Kecamatan Kamal.

Berdasarkan data yang diterima BANGSAONLINE.com, dari 12 penerima fiktif itu, di antaranya berinisial S, MSN, SY, dan M asal Desa Tanjung Jati. Kemudian inisial K, I, dan RMS dari Kamal, MH dari Kebun, dan APTP dari Bangkalan.

"Saya nggak tahu juga siapa yang memasukkan, padahal data awal tidak ada nama tersebut, ini diselundupkan ke lembaganya orang lain," ucap Hasib.

Sementara itu, Ketua Koordinator Guru Madin Bangkalan, Kamil, membantah adanya 12 nama penerima insentif guru madin fiktif. Menurutnya, nama-nama tersebut telah dicoret.

"Itu tidak benar, itu sudah dicoret, setelah diverifikasi ulang sudah dicoret sebelum dilakukan validasi. Jadi belum sempat menerima," ujarnya.

"Kalau untuk kecamatan lain, saya rasa itu tidak ada, hanya di kecamatan ini saja," tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan Bambang Budi Mustika, sebagai tim teknis pelaksana, mengaku hingga saat ini belum menerima laporan terkait temuan 12 nama fiktif guru madin di Kecamatan Kamal tersebut.

"Saya belum menerima laporan itu, malah saya baru tahu dari teman-teman media ini. Yang jelas, kami sebagai tim OPD teknis sudah menugaskan tim verifikasi data di kecamatan sebanyak 4 orang. Kemudian dilanjutkan ke tim verifikasi kabupaten. Maka itu otomatis sudah terverifikasi dari tim yang di kecamatan," ujarnya.

"Mudah-mudahan ini tidak benar. Semisalnya benar, laporan ke kami, dan akan kami evaluasi dan ditindaklanjuti agar tidak menerima kembali pada pencairan selanjutnya," pungkasnya. (ida/uzi/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...