Senin, 10 Mei 2021 02:47

Jalan Diblokade, Puluhan Truk Muat Material Urukan di Sidoarjo Tersandera

Kamis, 22 Oktober 2020 21:13 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
Jalan Diblokade, Puluhan Truk Muat Material Urukan di Sidoarjo Tersandera
Puluhan Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Sidoarjo memblokir akses jalan menuju lokasi pengurukan yang dilakukan oleh PT Purnama Indo Investama di kawasan desa setempat, Kamis (22/10/2020). (foto: ist)

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Puluhan Warga Desa Sidodadi, Kecamatan Candi, Sidoarjo memblokir akses jalan menuju lokasi pengurukan yang dilakukan oleh PT Purnama Indo Investama di kawasan desa setempat, Kamis (22/10/2020).

Menurut informasi, aksi blokade jalan yang didominasi oleh emak-emak itu dilakukan sejak Kamis pagi. Tampak puluhan truk yang mengangkut material, menumpuk (berhenti) di perbatasan desa.

Sumadji, Ketua RT 9 Desa Sidodadi Kecamatan Candi mengatakan, aksi blokade jalan itu dipicu karena perjanjian antara warga dan pihak pengembang perumahan sudah habis masa berlakunya. Perjanjian itu berlaku selama empat bulan yang dimulai sejak tanggal 18 Mei sampai 18 September 2020.

"Perjanjian antara warga dengan pihak pengembang perumahan itu sudah berakhir. Namun masih banyak truk-truk pengangkut material masih melewati jalan desa," kata Sumadji di lokasi.

BACA JUGA : 

1 Ekor Musang yang Sering Berkeliaran di Perum Pondok Candra Sidoarjo Tertangkap, 3 Masih Buron

Masalah Surat-surat dan Sertifikat Klir, PT Sabrina Laksana Abadi Minta Customer Tak Khawatir

Kahuripan Nirwana Sidoarjo Bakal Hadirkan Sekolah Al-Azhar

Mulai Bergeliat, ​Jaya Terra Group Kembangkan Hunian Asri Dekat Bandara

Senada, Ali Hasan, Kuasa Hukum Warga Desa Sidodadi RT 09 mengatakan bahwa sebelum proses pembuatan Perumahan Mutiara City, ada semacam kesepakatan antara warga dan pihak pengembang. "Sebenarnya tanggal 21 September 2020 kemarin ada pertemuan, tapi belum ada kesepakatan," ucapnya.

Sementara itu, Dhuri Permata, pihak pengembang mengatakan bahwa jalan yang dilalui tersebut merupakan jalan kabupaten, sehingga pihaknya sudah melakukan izin dan mendapat izin dari Pemkab Sidoarjo.

"Kami sudah mendapat izin. Dan apabila ada kerusakan jalan, konsekuensi kami yakni melakukan pembetulan," ujar Dhuri.

Ia mengungkapkan bahwa dalam surat kesepakatan antara warga dan pengembang, tidak tertera tanggal atau masa berlaku kesepakatan.

"Tidak ada apa itu tanggal sekian sampai tanggal sekian, tidak ada," pungkasnya. (cat/zar)

Penjaga Rumah Ibadah Bertanya Berapa Rupiah Jatah Tuhan
Senin, 10 Mei 2021 00:00 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur edisi Ramadan edisi 28 ini mereview cerita Gus Dur tertang para penjaga rumah ibadah. “Mereka berembuk soal sumbangan umat kepada rumah ibadah yang mengalami surplus. Lalu mereka bertanya, berapa ja...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Minggu, 09 Mei 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tulisan Dahlan Iskan kali ini sangat menyentuh. Tentang prahara rumah tangga pemilik Gedung Empire Palace Surabaya: Gunawan Angkawidjaja dan istrinya, Chin Chin atau Trisulowati.Menurut Dahlan Iskan, Gunawan bukan ha...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Sabtu, 08 Mei 2021 11:38 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...