Kamis, 03 Desember 2020 17:54

Tanya-Jawab Islam: Cara Membayar Kaffarah untuk Menebus Janji dengan Beras

Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
 Tanya-Jawab Islam: Cara Membayar Kaffarah untuk Menebus Janji dengan Beras
Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<


Pertanyaan:

Assalamualaikum wr wb. Mohon pencerahannya Kiai, bagaimana niat kafarat dengan dengan beras untuk menebus janji-janji dan nazar yang mungkin tertunaikan. Di uraian kiai cukup 10 orang miskin. Sementara ada yang menyarankan 60 orang dalam satu hari, karena mungkin janji dan nazarnya lebih dari satu. Terima kasih. (Fulanah, Surabaya)

Jawaban:

Secara istilah "kaffarah adalah ibadah tertentu yang diwajibkan Allah untuk menghapus perbuatan dosa tertentu".

Jadi hanya ada 5 perbuatan dosa atau pelanggaran yang wajib kaffarah; dzihar, sumpah, melanggar aturan ihram haji/umrah, bersetubuh ketika puasa Ramadan dan tidak puasa pada Ramadan karena sakit atau uzur yang lain.

Kaffarah dari masing-masing 'dosa' tersebut berbeda-beda.

Jawaban kaffarah dengan memberi makan 10 orang miskin itu untuk pelanggaran satu kali sumpah atau nazar.

Ini berdasarkan Firman Allah: "Allah tidak mengambil tindakan terhadap sumpah yang tak sengaja. Tetapi Dia menindak sumpah yang Anda sengaja. Maka kaffaratnya adalah memberi makan 10 orang miskin......" (Qs al-Maidah 89).

Sedang memberi makan 60 orang miskin itu kaffarah dzihar, setubuh ketika puasa Ramadan... Satu kaffarah untuk satu pelanggaran. Semoga bapak/ibu paham. Wallahu a'lam.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim...