Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Veteran LVRI. (foto: ist)
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini melakukan audiensi dengan anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Surabaya, Senin (16/11/2020) kemarin.
Dalam sambutannya, ia mengucapkan Selamat Hari Pahlawan Tahun 2020 kepada seluruh veteran di Kota Pahlawan.
BACA JUGA:
- Revitalisasi Dikebut, 5 Pasar Tradisional Surabaya Ditarget Tuntas Pertengahan Mei 2026
- Bukan Cagar Budaya Asli, Pemkot Surabaya Hapus Status dan Bongkar Fasad Eks Toko Nam
- Pendaftaran Beasiswa Pemuda Tangguh Dibuka, Pemkot Surabaya Fokus Jemput Bola untuk Warga Desil 1-5
- Surabaya Kejar Penunggak Nafkah, Sistem Notifikasi Muncul Otomatis
Selain itu, ia menjelaskan momen perayaan Hari Pahlawan di tahun ini dinilai sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya. Sebab, pelaksanaan Upacara Hari Pahlawan ke-75 yang digelar di Balai Kota Surabaya beberapa waktu lalu, adalah kali pertama tanpa kehadiran para veteran.
"Pertama kali tanpa kehadiran panjenengan (Anda) semuanya, juga tidak ada acara 9 November malam yang biasanya kita adakan. Terus terang di masa pandemi ini kami semua mengkhawatirkan panjenengan. Jangan sampai tertular," ucapnya.
Ia menegaskan, meskipun perayaan tidak dilaksanakan seperti biasanya, dirinya memastikan semangat kepahlawanan tetap harus dikobarkan di dalam jiwa setiap insan. Terutama bagi anak-anak muda yang wajib mewarisi dan mengerti sejarah serta perjuangan para pahlawan.
"Saya nyuwun (minta) bantuan supaya anak kita tetap mengerti sejarah melalui Sekolah Kebangsaan," tegasnya.
Menurutnya, Sekolah Kebangsaan juga tetap harus berjalan apabila pandemi Covid-19 sudah hilang dari Surabaya. Hal itu menjadi penting dilakukan agar anak-anak dapat mengerti sulitnya di era perjuangan kala itu. Saat di mana para pahlawan harus menghadapi penjajah dan memenangkan peperangan.






