Senin, 02 Agustus 2021 23:22

​Ribuan Simpatisan FPI Datangi Polres Bangkalan, Minta HRS Dibebaskan Tanpa Syarat

Jumat, 18 Desember 2020 09:37 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Subaidah
​Ribuan Simpatisan FPI Datangi Polres Bangkalan, Minta HRS Dibebaskan Tanpa Syarat
Massa FPI ketika konvoi mendatangi Mapolres Bangkalan.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Meski diguyur hujan deras, ribuan massa simpatisan Front Pembela Islam (FPI) di Kabupaten Bangkalan mendatangi Polres Bangkalan. Mereka minta Habib Rizieq Shihab (HRS) dibebaskan, Kamis (17/12/2020) kemarin.

Dalam orasinya, massa meminta Habib Rizieq Shihab untuk segera dibebaskan tanpa syarat. Hal itu dikarenakan pasal yang disangkakan tidak sesuai, sehingga perlu adanya peninjauan kembali.

"Kami minta Habib Rizieq dibebaskan tanpa syarat apapun. Sebelum ini memancing kondisi yang tidak baik di masyarakat. Harus kita akui, yang mencintai beliau ini sangat banyak di seluruh Indonesia," ujar Muhammad Al Bahar, koordinator aksi saat dikonfirmasi wartawan di lobi Mapolres Bangkalan.

Menurut dia, ada ketidakadilan dalam penahanan Habib Rizieq karena pasal yang dikenakan tidak tepat. Karena itu, ia meminta agar penetapan tersangka dan penahanan ditinjau kembali demi kondusivitas masyarakat.

BACA JUGA : 

Ancam Bunuh Mahfud MD, Kini Mastur Minta Maaf dan Mohon Diselesaikan di Luar Hukum

Video Mahfud MD Berjoget Viral, Ini kata Menko Polhukam

Berbau FPI, Petugas Gabungan Turunkan Spanduk Bergambar HRS di Krian Sidoarjo

Empat Simpatisan Rizieq Shihab yang Ancam Bunuh Mahfud MD Dibekuk Polda Jatim

"Perlu ditinjau ulang agar masyarakat kembali kondusif, dan percaya bahwa aparat masih komitmen dengan keprofesionalannya," ujar Muhammad Bahar.

Selain itu, pendemo juga meminta aparat mengusut tuntas kasus hilangnya enam nyawa warga negara Indonesia dalam aksi penembakan.

"Walaupun tidak mengetahui kejadian secara langsung, tapi kami minta perlakuan hukum dilakukan secara transparan dan baik," cetus dia.

Sementara itu, Wakapolres Bangkalan Kompol Andjar Setijaningrum yang saat itu berada di tempat tidak bisa dikonfirmasi. Menurut salah satu petugas, wakapolres sedang mengikuti video conference.

"Wakapolres sedang ada vidcon," ujar petugas secara singkat. (ida/uzi/ns)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Senin, 02 Agustus 2021 11:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...