Sabtu, 27 Februari 2021 14:37

​Umrah Gagal, Inilah 20 Negara yang Warganya Dilarang Masuk Saudi

Rabu, 03 Februari 2021 23:07 WIB
Editor: tim
​Umrah Gagal, Inilah 20 Negara yang Warganya Dilarang Masuk Saudi
ILUSTRASI: Calon Jamaah Umroh tertidur saat menunggu kepastian berangkat ke Tanah Suci Mekah di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (27/2/2020). Foto: Antara/ Muhammad Iqbal

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Jemaah Indonesia tidak dapat melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci Mekkah lantaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Arab Saudi mengumumkan warga dari 20 Negara tidak diperkenankan masuk ke dalam negaranya. Kebijakan tersebut mulai berlaku Rabu (3/2) hingga waktu yang tidak ditentukan.

"Kami akan mengumumkan kepada para jemaah umrah perihal kebijakan dari pemerintah Arab Saudi tersebut," kata Kabid Umrah Amphuri, Zaky Zakaria Anshary melalui keterangan tertulisnya.

Warga negara mana saja yang dilarang masuk Saudi Arabia? Mereka adalah warga Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Republik Indonesia, Irlandia, Italia, Pakistan, Brasil, Portugis, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Swiss, Prancis, Lebanon, Mesir, India, Jepang, dan warga negara yang diperbolehkah tapi dalam 14 hari terakhir masuk ke 20 negara yang dilarang.

Namun ada beberapa pengecualian yaitu warga Saudi yang akan kembali ke Saudi, yakni diplomat, tenaga kesehatan, dan keluarganya.

Penutupan akses penerbangan dari 20 negara dilakukan karena pada 2 Februari 2021 terkonfirmasi positif Covid-19 di negara tersebut meningkat. Sebanyak 310 kasus baru dan 4 meninggal seperti yang diumumkan Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Akhirnya Kemendagri Arab Saudi mengambil langkah cepat untuk mengontrol perkembangan Covid-19 dan mencegah virus masuk dari luar negara.

Konsulat Jendral Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengimbau warga Indonesia yang terlanjur membeli tiket penerbangan atau lainnya untuk kembali ke tanah air dalam beberapa hari ke depan. Kemudian diminta menghubungi pihak penerbangan/transportasi tersebut untuk memastikan kepastian keberangkatan ke tanah air.

"Kami sangat prihatin dengan pengumuman ini," ucapnya.

Zaky menjelaskan, padahal Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) mulai aktif menjaring calon jemaah setelah Kerajaan Arab Saudi mulai memberikan kelonggaran untuk ibadah ke tanah suci tersebut. Mengingat hampir satu tahun berhenti akibat pandemi Covid-19.

Pihaknya berharap pemerintah Indonesia memberikan perhatian ke usaha umrah, haji dan wisata ini untuk membantu dengan berbagai cara.

"Semoga keputusan ini bisa dicabut segera dan masyarakat Islam yang sudah siap berangkat bisa segera ke tanah suci," katanya.

Ketua Umum Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (SAPUHI) Syam Resfiadi mengatakan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang menutup pintu terhadap warga dari 20 negara, termasuk Indonesia, menyebabkan rencana perjalanan umrah gagal total.

"Ini menyebabkan jadwal yang kita siapkan dua tiga minggu ke belakang untuk keberangkatan di pekan ketiga hingga keempat Februari ini gagal total dan harus tertunda lagi," ujar Syam dalam siaran video, Rabu (3/2).

Kondisi tersebut, menurut Syam, menyebabkan kerugian kepada seluruh pihak terkait pelaksanaan umrah, terutama para jemaah yang sudah bersiap namun gagal berangkat. Hal tersebut juga berdampak kepada seluruh pemangku kepentingan, seperti biro travel, maskapai, hotel, hingga transportasi. "Semoga semua pihak berlapang dada dan menerima bahwa ini bukan kemauan kita," tuturnya.

Ia berharap semua biaya yang sudah dikeluarkan bisa dipertahankan dan tidak hangus dengan adanya kebijakan ini. Ia juga berhap kegiatan umrah bisa ditunda terlebih dahulu sampai kondisi berjalan seperti sedia kala.

"Sehingga biaya yang yang sudah dikeluarkan bisa dipertahankan, tidak bisa dibatalkan. Kalau berkepanjangan dan jemaah ingin dikembalikan, pihak terkait bisa kembalikan dana ke jamaah, termasuk visa yang dilakukan pemerintah Arab," ujar Syam.

Sementara Kementerian Luar Negeri dalam keterangan di situs kemlu.go.id mengimbau WNI yang telah merencanakan perjalanan ke Arab Saudi untuk terus memantau perkembangan kebijakan Pemerintah/Otoritas Arab Saudi.

"Informasi terkini mengenai kebijakan perjalanan dari berbagai negara dapat pula diakses melalui aplikasi Safe Travel Kemlu," ujar Kemenlu RI.

Lalu bagaimana dengan kepulangan jemaah umrah yang sudah ada di tanah suci? Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali memastikan bahwa keputusan tersebut tidak mengganggu jadwal kepulangan jemaah umrah.

"Jadwal kepulangan jemaah umrah masih tetap berjalan, sesuai jadwal. Kalau untuk keluar dari Saudi tidak ada masalah," ujar Endang lewat keterangan tertulis, Rabu (3/2).

Penyelenggaraan ibadah umrah sebelumnya dibuka oleh Saudi untuk warga negara di luar Arab Saudi pada 1 November 2020 hingga 2 Februari 2021. Total kedatangan jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi mencapai 2.603 jemaah.

Jemaah tersebut diberangkatkan dari 2 bandara, yaitu Soekarno - Hatta, dan Juanda, Jawa Timur. Saat ini, ada 670 jemaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.

Mereka sedang menjalankan ibadah umrah dan menunggu jadwal kepulangannya. "Selama di Saudi, mereka tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan sesuai kebijakan pemerintah setempat," lanjut Endang Jumali. (tic/mer/ine/lan)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...