Sabtu, 27 Februari 2021 13:03

Ngaku Jaksa Kejati Jatim, Warga Madiun Tipu Korban Ratusan Juta, Salah Satunya Anggota TNI

Selasa, 23 Februari 2021 23:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Agus Supriyatno
Ngaku Jaksa Kejati Jatim, Warga Madiun Tipu Korban Ratusan Juta, Salah Satunya Anggota TNI
Tersangka penipuan, Wahyu Iwan (pakai jaket), saat digelandang ke Mapolsek Jatirejo.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Tim Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto, Kejari Kabupaten Mojokerto, dan Polsek Jatirejo berhasil mengamankan pelaku penipuan bernama Wahyu Iwan, S.H., M.H., Selasa (23/2).

Wahyu Iwan ditangkap setelah menipu sejumlah korban dengan berbagai modus. Dalam menjalankan aksinya, ia mengaku sebagai Jaksa Kejaksaan Tinggi Jatim.

Ali Prakosa, S.H. Kasi Intel Kejari Kota Mojokerto mengungkapkan korban penipuan yang dilakukan oleh Wahyu Iwan adalah Ferly Heru Basuki dan Rudi yang merupakan anggota TNI AL.

Untuk korban Ferly Heru Basuki, kata Ali Prakosa, dijanjikan sebagai manajer PT Azzahra Chinta Construction, perusahaan yang diakui sebagai milik pelaku. Untuk meyakinkan korban, pelaku mengaku sebagai Jaksa Kejati Jatim dengan menunjukkan kartu tanda pengenal atau lD Card.

"Kemudian, pelaku juga mengajak korban untuk melakukan kerja sama dalam pembangunan POM bensin di Kecamatan Pacet dan menawarkan mobil lelang. Akibat iming-iming tersebut, uang Ferly Heru Basuki melayang sebesar Rp.75.000.000,-.dan Rp.2.800.000,-," ujar Ali Prakosa.

Kata Ali Prakosa, semua yang dijanjikan pelaku tidak ada yang terealisasi.

Lain lagi modus yang digunakan pelaku untuk menipu Rudi, Anggota TNI AL. Kepada Rudi, pelaku juga mengaku sebagai pegawai Kejati Jatim. Ia mengaku dapat membantu menyelesaikan masalah korban  di Pengadilan Militer, asalkan ada uang sebanyak Rp. 200.000.000,-.

"Saat mengaku sebagai Jaksa, pelaku menipu anggota TNI AL dengan menjanjikan bisa menyelesaikan masalah korban yang menurut pengakuan pelaku, korban ada yang melaporkan ke Pengadilan Militer. Korban diminta uang sebesar Rp200 juta," katanya.

Akibat perbuatannya, Wahyu Iwan akan dijerat pasal Pasal 378 KUHP. Adapun barang bukti yang diamankan berupa ID card pegawai Kejaksaan Tinggi Jatim, jaket berlogo Kejaksaan, masker dengan logo Kejaksaan, ID card sebagai Direktur PT Azzahra Shinta Construction, serta jaket sebagai advokat pada Lembaga Bantuan Hukum di Kejati Jatim. (gus/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...