Rabu, 16 Juni 2021 15:10

Fatwa MUI Jatim Nyatakan Vaksin AstraZeneca Halal

Senin, 22 Maret 2021 22:39 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
Fatwa MUI Jatim Nyatakan Vaksin AstraZeneca Halal
Ketua Komisi Fatwa MUI Jawa Timur, KH. Makruf Khozin memberi keterangan pers di Sekretariat MUI Jatim. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com -  Komisi Fatwa MUI Jatim memutuskan bahwa Vaksin AstraZeneca halal, setelah melakukan pembahasan secara mendalam. Hal ini disampaikan Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur, KH. Makruf Khozin.

Makruf mengakui bahwa ada sejumlah perbedaan pendapat dari pakar soal Vaksin AstraZeneca. Ada yang menyebut kalau bahan yang dipakai tercampur benda haram. Ada pula yang menyebut bahan haram itu digunakan untuk mengembangbiakkan bakteri dalam vaksin saja.

Bahkan dalam mahzab yang ada, Makruf membeberkan ada perbedaan. Menurut mahzab Imam Syafii, benda mendapat najis tetap akan najis. Sedangkan Mahzab Imam Hanafi jika sudah berubah fungsinya maka hukumnya juga berubah seperti analogi buah anggur.

Saat masih buah disebut suci, sewaktu jadi minuman anggur mengandung alkohol dikategorikan haram. Ketika jadi cuka, maka halal lagi.

BACA JUGA : 

Sudah Divaksin, 9 Anggota DPRD Surabaya Tertular Covid-19

VakNus, Kita Kecolongan Satu Langkah, Akibat Terlalu Lama Usreg

Usai Divaksin AstraZeneca, 8 THL Dinas PUPR Kabupaten Blitar Mengalami KIPI

MUI Jatim Ajak MUI Daerah Seriusi Persoalan Ekonomi

"Analogi kami awalnya virus adalah suci, terus ada pencampuran benda najis, kemudian diangkat jadi vaksin berarti sudah halal lagi," katanya.

BACA JUGA: Soal Tripsin Babi pada Vaksin AstraZeneca, Ketua MUI: Haram tapi Boleh karena Darurat

Jika merujuk anjuran MUI pusat, lanjut Makruf, Vaksin AstraZeneca masuk kategori halal selama dalam kondisi darurat. Saat ini hanya ada dua vaksin yang jumlahnya terbatas untuk mengakhiri kondisi pandemik COVID-19. Yakni Sinovac dan AstraZeneca.

"Dan MUI Jatim menegaskan tetap halal meski tidak dalam kondisi darurat. Para kiai dan ulama kita tidak masalah dan nyatakan halal," ungkapnya.

Untuk menunjukkan kehalalan vaksin ini, kata Makruf, juga sudah dibuktikan dengan adanya tujuh kiai yang mengikuti pencanangan vaksinasi di Sidoarjo.

"Ketua MUI Jatim, KH. Hasan Mutawakkil Alallah sudah divaksin (AstraZeneca). Kata beliau vaksin ini halal," pungkasnya. (mdr/ian)

BACA JUGA: Jokowi: Vaksin AstraZeneca akan Digunakan di Lingkungan Pondok Pesantren

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Rabu, 16 Juni 2021 08:42 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Laksamana Sukardi, mantan politikus PDIP, menulis buku. Baru terbit. Ia menceritakan perisitiwa pemecatan dirinya sebagai Menteri BUMN. Yang hanya menjabat 6 bulan. Ia dipecat Presiden Gus Dur. Karena ada lapora...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...