Selasa, 27 Juli 2021 21:58

Mualaf Bertanya Cara Salat Rawatib dan Salat Sunnah Lainnya

Sabtu, 27 Maret 2021 14:09 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: .
Mualaf Bertanya Cara Salat Rawatib dan Salat Sunnah Lainnya
Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.

Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wonocolo Surabaya. Silakan kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat.

Pertanyaan:

Asaalamualaikum wr.wb. Maaf sebelumnya kiai kalau pertanyaan saya dianggap terlalu ringan atau sepele. Saya Septi dari Jakarta. Saya baru saja masuk Islam dan saya ingin terus menyempurnakan ibadah yang saya jalani.

Saya ingin bertanya tentang salat rawatib dan salat sunnah lainnya bagaimana dan seperti apa?

BACA JUGA : 

Hati-hati dengan Nazar, Begini Konsekuensi Hukumnya Ketika Tak Bisa Memenuhi

Menarik Kembali Pernyataan Hibah yang Sudah Terucap, Bolehkah?

Menjual Daging atau Kulit Binatang Kurban, Bolehkah Kiai?

Saya Sudah Tidak Ada Hasrat Lagi dengan Suami, Harus Bagaimana?

Terima kasih atas jawaban dan pencerahannya. Semoga membawa keberkahan bagi saya.

Septi, Jakarta

Jawab:

Waalaikummussalalm wr.wb. Terima kasih Mbak Septi atas kepercayaanya mau bertanya pada saya. Saran saya jangan pernah lelah untuk belajar tentang Islam untuk menambah keilmuan Anda.

Salat rawatib adalah sebutan salat sunnah yang menyertai salat fardu/wajib. Salat sunnah yang sering dilakukan Rasul, bahkan selalu dilakukan disebut salat sunnah muakkadah. Salat sunnah muakadah itu seperti salat sunnah dua rakaat sebelum Subuh, sebelum dan sesudah salat Zuhur, sebelum Asar, setelah Maghrib, dan setelah Isyak.

Sedang salat sunnah yang tidak selalu dilakukan atau diarahkan Rasul disebut salat sunnah ghairu muakkadah; seperti salat sunnah sebelum salat Maghrib dan sebelum Isyak. Sedang salat sunnah setelah Subuh dan setelah Asar itu dilarang alias haram.

Wallahu a'lam.

Warga Sambisari dan Manukan Kulon Menolak Sekolah Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Corona
Senin, 26 Juli 2021 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Korban Covid-19 yang terus berjatuhan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperluas tempat isolasi pasien yang sedang terpapar virus corona. Berbagai fasilitas gedung – termasuk sekolah – direncana...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Kamis, 15 Juli 2021 12:37 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*66. Qaala lahu muusaa hal attabi’uka ‘alaa an tu’allimani mimmaa ‘ullimta rusydaanMusa berkata kepadanya, “Bolehkah aku mengikutimu agar engkau mengajarkan kepadaku (ilmu yang benar) yang telah diajark...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...