Senin, 14 Juni 2021 08:48

Halau Pemudik, Dua Titik Jalur Tikus Masuk Kabupaten Blitar Dijaga Ketat Polisi

Senin, 03 Mei 2021 11:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Halau Pemudik, Dua Titik Jalur Tikus Masuk Kabupaten Blitar Dijaga Ketat Polisi
Kapolres Blitar AKBP Leonard M Sinambela. (foto: ist)

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polisi memperketat penjagaan di dua jalur tikus masuk wilayah Kabupaten Blitar bagian timur. Dua titik itu di antaranya di Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Wates. Kedua kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang.

Kapolres Blitar AKBP Leonard M. Sinambela mengatakan, dua pos penjagaan di jalur tikus ini sifatnya temporary. Artinya, petugas akan disiagakan di waktu-waktu tertentu di mana aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan yang melintas cukup tinggi.

"Di Gandusari sama di Wates itu akan ada pos penjagaan yang sifatnya temporary. Jadi petugas akan disiagakan untuk menghalau pendatang yang mungkin saja masuk wilayah Kabupaten Blitar melalui jalur tikus," tutur Leo.

Selain dua titik tersebut, petugas juga disiagakan di jalur utama Blitar-Malang di Kecamatan Selopuro serta di Kecamatan Kanigoro. "Untuk dua pos yang ada di Selopuro dan Kanigoro ini sifatnya tetap. Karena rata-rata kan mobilitas lewat jalur Selorejo," tuturnya.

BACA JUGA : 

Kejar Target, Vaksinasi Covid-19 di Kota Blitar Mulai Sasar ​Masyarakat Umum

Berhenti di Traffic Light, Minibus Berpenumpang Bayi 2 Bulan Tertimpa Pohon

Ditukar dengan ATM Kosong, Sales di Blitar Kuras Uang Temannya Sendiri

Pelat Nomor Kendaraan Tertinggal di TKP, Pelaku Tabrak Lari di Blitar Terungkap

Penerapan pengetatan mudik mulai berlaku di wilayah hukum Polres Blitar Kota sejak 22 April lalu hingga 5 Mei 2021. Dalam masa pengetatan ini, perjalanan antarwilayah masih diperbolehkan dengan kewajiban bagi pelaku perjalanan membawa surat keterangan bebas Covid-19 dengan swab PCR atau swab antigen yang berlaku 1×24 jam.

"Kemudian pada 6-17 Mei 2021 masuk larangan mudik. Hanya tiga hal yang diperbolehkan melintas antardaerah. Di antaranya emergency, perjalanan dinas, dan kendaraan bermuatan bahan pokok," jelasnya. (ina/zar)

Khilafah Proyek Politik Inggris? Ini Alasan Hizbut Tahrir Bolehkan Cium Cewek Bukan Muhrim
Minggu, 13 Juni 2021 14:58 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Prof. Dr. K.H. Imam Ghazali Said, M.A. mengungkapkan bahwa upaya menghidupkan sistem pemerintahan khilafah adalah fatamorgana. Tapi Hizbut Tahrir ngotot mau mendirikan khilafah. “Khilafah yang sudah ambruk mau...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...