Kamis, 17 Juni 2021 14:51

Acuhkan SE Wabup, Sejumlah Desa di Nganjuk Tetap Lakukan Pelantikan Perangkat

Rabu, 12 Mei 2021 00:12 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Bambang Dwi Julianto
Acuhkan SE Wabup, Sejumlah Desa di Nganjuk Tetap Lakukan Pelantikan Perangkat
Sejumlah desa tetap melaksanakan pelantikan perangkat desa. foto: BAMBANG/ BANGSAONLINE

NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Pasca OTT terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat oleh KPK, Wakil Bupati (Wabup) Nganjuk Marhaen Djumadi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 140/53/411.010/2021 yang ditujukan kepada camat se-Kabupaten Nganjuk supaya melakukan penundaan pelantikan perangkat desa.

"Saya baru saja menyampaikan kepada seluruh camat yang ada pelantikan perangkat di wilayahnya supaya ditunda," kata Marhaen usai rakor di ruang kerja sekda, Senin (10/5) kemarin.

Ia khawatir jika pelaksanaan tersebut tetap dilaksanakan akan berdampak pada gangguan ketenteraman dan ketertiban umum di masyarakat. "Saya imbau bahwa saat ini Nganjuk masih dalam proses kejadian luar biasa," jelasnya.

Kejadian luar biasa yang dimaksud adalah adanya proses penyidikan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat.

BACA JUGA : 

Plt Bupati dan Polres Nganjuk Launching Kampung Tangguh Bersih Narkoba di Desa Tanjungrejo

Sidang Tipikor APBDes di Nganjuk Hadirkan Dua Terdakwa

Pelantikan Perangkat Desa Jatirejo Nganjuk Diduga Abaikan Prokes

Tim Bareskrim Mabes Polri Geledah Ruang Kerja Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat

"Saya mohon kepada anggota tim pengawas untuk menunda atau menghentikan pelaksanaan pelantikan, sampai adanya petunjuk lebih lanjut," pinta Marhaen.

Meski wabup sudah menerbitkan SE atas nama bupati, namun nyatanya masih ada desa yang melaksanakan pelantikan.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Nganjuk Abdul Wakid meminta agar seluruh camat dan pemerintah desa mematuhi surat edaran yang sudah dikeluarkan dan ditandatangani oleh Wabup Nganjuk. "Saya rasa di dalam SE tersebut sudah jelas agar menunda atau menghentikan (pelantikan perangkat desa)," kata Wakid.

Hanya saja, Wakid tak melarang desa melaksanakan pelantikan, asalkan tidak sampai menimbulkan gejolak di masyarakat. "Saya tegaskan jika dirasa suasana tidak kondusif, panitia pengawas agar pelaksanaan pelantikan supaya dihentikan," tegasnya.

Saat ini, ada dua kecamatan yaitu Prambon dan Ngronggot yang desanya melaksanakan pelantikan perangkat. (bam/ian)

Soal Anggaran Menhan untuk Alutsista Rp 1.700 Triliun, Ini Komentar Kiai Asep
Kamis, 17 Juni 2021 00:22 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Heboh anggaran untuk membeli Alutsista sebesar Rp 1.700 Triliun membuat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terus mendapat sorotan publik. Padahal, menurut Prabowo, master plan atau grand design itu permintaan ...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Kamis, 17 Juni 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Di Indonesia, terutama di Bangkalan dan Kudus, Covid-19 mengganas. Ratusan orang meninggal dunia.Tapi di belahan dunia lain Covid-19 justru lenyap. Inilah yang terjadi di California. Warganya pun berpesta. Pesta merd...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...