Lantik 17 Pejabat Eselon II, Gubernur Khofifah Minta Tak Monoton, Buat Lompatan, Out of The Box

Lantik 17 Pejabat Eselon II, Gubernur Khofifah Minta Tak Monoton, Buat Lompatan, Out of The Box Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersama 17 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang baru dilantik di Gedung Negara Grahadi, Rabu (15/9). Foto: humas pemprov Jatim

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik 17 Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Rabu (15/9).

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur Nomor : 821.2/4297/204/2021 tanggal 14 September 2021 dan Nomor : 821.2/3583/204/2021 Tanggal 26 Juli 2021 Tentang Pengangkatan dalam Jabatan, Pejabat Tinggi Pratama (Eselon II).

Adapun 16 orang pejabat Eselon II yang dilantik merupakan hasil dari Seleksi Terbuka (open bidding) Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Jatim. Sementara satu orang lainnya yakni Kepala Pelaksana BPBD Jatim merupakan pelantikan susulan pada 28 Juli 2021 lalu karena yang bersangkutan harus menjalani isolasi mandiri.

Dalam arahannya, Gubernur Khofifah meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemprov Jatim untuk fokus dalam upaya pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Khofifah berharap, perekonomian Jatim dapat lebih baik, lebih produktif, sustainable, dan inklusif.

Saat ini, kata Khofifah, situasi Covid-19 di Jatim semakin terkendali dan mengalami penurunan kasus. Secara umum, Jatim telah bebas dari status level 4. Dari 38 kabupaten/kota, tercatat 6 daerah berstatus level 1, 19 daerah berstatus level 2, dan 13 daerah berstatus level 3.

“Dampak pandemi Covid-19 ini luar biasa memukul sendi-sendi perekonomian masyarakat. Karenanya, saya ingin semua kegiatan OPD dapat memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di masa pandemi ini,” ujarnya.

Khofifah juga berharap agar seluruh pejabat Pemprov Jatim dapat bekerja sesuai dengan visi-misi kepala daerah dalam memberi pelayanan maksimal dan sebaik-baiknya kepada seluruh masyarakat.

Maka dari itu, kata dia, seluruh pejabat wajib hukumnya untuk selalu kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan berbagai terobosan agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di Jatim.

Simak berita selengkapnya ...