Pengurus DPC PPP Gresik periode 2016-2021 saat dinyatakan demisioner. Foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE
Dalam agenda ini juga disepakati, Ketua Tim Formatur yang ditunjuk Ahmad Shilahuddin. Ia bersama tim formatur diberi tugas membentuk dan menyusun calon pengurus DPC PPP Kabupaten Gresik untuk masa jabatan 2021-2026.
Ahmad berujar, formatur akan bertugas menyusun struktur kepengurusan DPC dalam kurun waktu selama 20 hari, dan hasil penyusunan akan diserahkan ke DPP. "Setelah sudah bulat pembentukan struktur kepengurusan DPC, kita minta keabsahan dari DPP," ujarnya.
Ia memastikan, dalam pembentukan struktur kepengurusan DPC PPP Gresik nantinya akan mengakomodir seluruh kader-kader partai. Hal itu tidak lain bertujuan demi membesarkan partai PPP di Kota Pudak.
"Inti dari permusyawaratan ini adalah tidak ada kader partai satupun yang tidak terakomodir, tinggal nanti posisinya saja menyesuaikan," tuturnya.
Sementara itu, Khoirul Huda menyatakan bahwa agenda ini menjadi awal seluruh kader-kader PPP Gresik bergerak bersama merapatkan barisan untuk membesarkan partai. Terlebih di masa menyambut datangnya Pemilu dan Pilkada serentak tahun 2024.
"Kami berharap Muscab ini menjadi awal kader-kader bersama-sama membesarkan partai PPP. Apalagi saat ini persiapan menjelang Pemilu dan Pilkada 2024 sudah sangat mepet. Tentu kita harus mempersiapkan tahapan-tahapannya. Dan kita optimis di Pemilu dan Pilkada 2024 nanti bisa meraih kemenangan," kata Khoirul. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






