Minimalisir Banjir, Pertani HKTI Jatim Bersama PT. CJI Tanam 15.514 Bibit Pohon

Minimalisir Banjir, Pertani HKTI Jatim Bersama PT. CJI Tanam 15.514 Bibit Pohon Lia Istifhama bersama Nikmah Jamilah saat kegiatan tanam pohon bersama PT. CJI.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - DPD Perempuan Tani (Pertani) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jatim bekerja sama dengan PT. Cheil Jedang Indonesia (CJ) dalam program konservasi air dan perlindungan lingkungan.

Adapun kegiatan dalam kerja sama tersebut berupa penanaman pohon sebanyak 15.514 bibit di wilayah Perhutani Puspo, Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/3) kemarin.

Acara itu dihadiri Ketua DPD Pertani HKTI Jatim Lia Istifhama, Ketua DPK Pertani HKTI Kabupaten Pasuruan Hj. Nikmah Jamilah, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan KH Imron Mutamakin, dan perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Lia mengapresiasi upaya PT. CJI dalam menjaga kelestarian lingkungan.

"PT. CJI ini merupakan perusahaan terbesar ketiga di Indonesia yang sangat peduli kepada kegiatan seperti ini lewat CSR-nya," ungkap perempuan yang akrab dipanggil Ning Lia tersebut.

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon ini memiliki banyak manfaat. Selain meminimalisir bencana alam seperti banjir dan longsor, hasilnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat. Sebab, bibit yang ditanam adalah pohon produktif, seperti nangka, durian, kayu manis, alpokat, dan lainnya.

Sementara Manajer Humas PT. Cheil Jedang Indonesia Imron Gunawan mengatakan penanaman pohon ini adalah agenda tahunan perusahaan.

Selain untuk minimalisir bencana alam, seperti banjir, longsor, dan penggundulan hutan, ia berharap pohon-pohon itu nantinya bisa mengangkat ekonomi masyarakat sekitar lewat hasil tanamannya.

"Kegiatan ini juga memberikan edukasi pembelajaran kepada anak didik, supaya mereka bisa menjaga dan memelihara lingkungan dari bencana alam," katanya.

Imron juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak berhenti hanya di penananaman saja. Tetapi PT. CJI terus melakukan pemantauan, pemeliharaan, serta pembiayaan dalam perawatan tanaman itu.

"Kami terus melakukan perawatan melalui tim dari kelompok tani dan aktivis perhutani yang sudah diamanatkan oleh kami, termasuk pembiayaanya juga kami support," jelas Imron. (afa/rev)