​Sindikat Pembobolan Sekolah dari Luar Jawa Timur, Berhasil Diringkus Polres Madiun

​Sindikat Pembobolan Sekolah dari Luar Jawa Timur, Berhasil Diringkus Polres Madiun Wakapolres Madiun, Kompol Ricky Tri Darma menanyai satu persatu tersangka pencurian komputer. Foto : Hendro Suhartono/BANGSAONLINE.com

MADIUN, BANGSAONLINE.com - Lima orang pria yang berasal dari luar Provinsi Jawa Timur mencuri Ke . Kelimanya adalah, CN (28), MST (30), TIT (32) berasal dari maluku, sementara dua orang lainnya, yaitu AM (20) dan AP (35) berasal dari Jawa Barat.

Awalnya, mereka datang ke menggunakan aplikasi Google Maps untuk menentukan target lokasi secara acak. Setelah ditemukan target sasarannya, mereka menuju lokasi dengan mengendarai mobil Daihatsu Xenia putih bernopol B 1067 KIQ dan mengganti plat nomor tersebut dengan B 2989 TYY saat berada di pintu keluar Tol Dumpil, .

Kemudian, kelima pelaku menuju SMP 2 Geger sekitar pukul 1.45 WIB dan memarkirkan mobilnya di persawahan belakang sekolah tersebut. Lalu, empat pelaku CN, MST, TIT dan AM menuju ke sekolah yang menjadi target pencurian dengan membawa 2 linggis, 2 kunci L dan 1 tang potong. Sedangkan AP, bertugas menunggu di dalam mobil.

"Mereka masuk ke sekolah dengan cara memanjat pagar. Kemudian berpencar untuk mencari ruang komputer" terang Wakapolres , Kompol Ricky Tri Darma saat pers release, Jumat (25/11/2022).

CN dan MST bertugas membuka pintu, sedangkan TIT dan AM, bertugas mengawasi situasi.

"Akhirnya mereka berhasil mengambil 20 komputer dan 1 LCD proyektor. Karena kelelahan hanya 18 komputer yang bisa dibawa. Sisanya ditinggal," ujarnya.

Simak berita selengkapnya ...

Lihat juga video 'Melanggar PPKM Darurat, Warung/Resto di Kota Madiun Bisa Ditutup Selama 3 Hari':