Gubernur Khofifah saat memperingati Hari Disabilitas Internasional.
MALANG, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022).
Saat itu, ia mengapresiasi peran seluruh elemen strategis yang terus mendorong agar penyandang disabilitas di Jawa Timur menjadi pilar utama dalam pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan tidak ada yang tertinggal (no one left behind).
BACA JUGA:
- DPRD Jatim Terima LKPJ 2025, Gubernur Khofifah Tekankan Sinergi Eksekutif-Legislatif
- Dominasi Prestasi Nasional Raih 45.839 Medali di SIMT , Gubernur Khofifah Sampaikan Hal ini
- Goes To Campus UAC, Gubernur Lemhanas: Dari Rahim Pesantren Lahir Indonesia
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
"Atas nama Pemprov Jatim, saya menyampaikan Selamat Hari Disabilitas Internasional Tahun 2022, dengan harapan penyandang disabilitas di Jawa Timur dapat menjadi salah satu pilar masyarakat yang mengambil peran aktif menuju tatanan dunia yang inklusif, berkelanjutan, dan tidak ada yang tertinggal," ujarnya.
Ketika menerapkan No One Left Behind, kata Khofifah, harus ada peluang (equal treatment) yang sama untuk memberi ruang, serta kesempatan yang sama kepada penyandang disabilitas. Artinya, ada apresiasi kepada mereka yang sudah memberikan kesempatan dan peluang berkarya bagi kawan-kawan disabilitas.
"No One Left Behind menjadi bagian penting secara internasional bahwa di negeri ini bahkan di dunia tidak boleh ada satupun yang tertinggal. Kesetaraan perlakuan harus diberikan kepada setiap warga bangsa," tuturnya.

Menurut dia, beberapa institusi menaruh kepeduliaan terhadap penyandang disabilitas, seperti Institusi Polresta Kota Malang yang merekrut penyandang disabilitas bekerja sebagai konten kreator dan bagian Humas.
Kemudian, lanjut Khofifah, Alfamart merekrut karyawan dari penyandang disabilitas dan Ketua Rumah Qur'an Sahabat Tuli Kediri sebagai Innovator Tuli Mengaji sudah memberikan akses untuk mereka yang membutuhkan alat bantu agar bisa membaca huruf Al Quran.
"Terima kasih kepada semuanya yang memiliki kontribusi luar biasa. Bahagiakan semua penyandang disabilitas, bahagiakan mereka yang berkebutuhan khusus dan layani mereka sebaik mungkin," ujarnya.
Peringatan HDI bertajuk 'Partisipasi Bermakna Menuju Pembangunan Inklusif dan berkelanjutan', gubernur menyampaikan bahwa peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dilaksanakan di ujung berakhirnya pandemi Covid-19 menjadikan issue inklusifitas semakin bermakna.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




