Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, saat ungkap kasus kriminal. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE
SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Polisi tengah menyelidiki kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) yang dilakukan Diskominfo Sampang.
Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo, mengaku telah mengetahui laporan DBHCHT yang diadukan oleh PJS (Persatuan Jurnalis Sampang). Dalam laporan yang dibuat menyebutkan, Diskominfo Sampang menyerap anggaran melalui media atau jasa iklan tertentu.
BACA JUGA:
- Ricuh di Arena Sabung Ayam Perbatasan Bangkalan-Sampang, Polisi Belum Beri Penjelasan
- Aksi Maling Motor Milik Pemuka Agama di Camplong Sampang Terekam CCTV
- Polres Sampang Selidiki Laporan Wanita yang Diduga Direkam Tetangganya saat Mandi hingga Viral
- Vonis 5 Tahun Penganiaya Guru Tugas di Sampang, Kuasa Hukum Korban Singgung Percobaan Pembunuhan
"Saya baru mengetahui kalau ada laporan dari rekan jurnalis terkait DBHCHT," ujarnya kepada BANGSAONLINE.com, Rabu (17/1/2024).
Ia menegaskan, kasus ini harus segera dituntaskan karena masuk kategori kasus berat.
"Kasus ini harus diprioritaskan secepat mungkin. Basus ini bukan main-main bagi saya," tegasnya.
Sigit menyatakan bakal mengkaji berkas-berkas, serta hasil penyelidikan dari penyidik. Bahkan, Satreskrim Polres Sampang rela mengurangi jam istirahat untuk menuntaskan kasus ini.
"Dari beberapa kasus yang belum tuntas akan saya dahulukan kasus-kasus yang berat dulu," katanya.
Dari beberapa saksi yang dipanggil, kasus DBHCHT jadi atensi khusus baginya sebagai Kasatreskrim Polres Sampang yang baru. Sementara ini, ia bakal menyelesaikan kasus pembunuhan terlebih dahulu.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




