Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, saat berada di Baghdad, Irak.
BAGHDAD, BANGSAONLINE.com - Perjalanan muhibah Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, di Baghdad, Irak, sampai pada keteladanan sosok Sulthonul Auliya Syech Abdul Qadir Jailani r.a.
Di hari keduanya di sana, Selasa (28/5/2024), Khofifah berkunjung ke dapur umum Yayasan Al Qadiriyah Syech Abdul Qadir Jailani yang berada di kompleks dengan Masjid, lembaga pendidikan, dan makam Syech Abdul Qadir Jailani.
BACA JUGA:
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
Di lokasi tersebut, ia diajak oleh Assayyid Assyech Afeefuddin Al Jailani, cicit ke-33 Abdul Qadir Al-Jailani untuk melihat langsung tradisi memberi makan kepada masyarakat dhu'afa dan fuqara, yang mana kegiatan ini merupakan tradisi Sulthonul Auliya Syech Abdul Qadir Jailani r.a. dan diteruskan oleh pengikut dan penerus sejak 800 tahun yang lalu sampai saat ini.
“Setiap hari masyarakat boleh ambil makanan bergizi dua kali sehari. Saya bersyukur ikut mengisi panci dan tempat makan yang dibawa masyarakat untuk diisi,” kata Khofifah.

Ia mengisi panci yang akan dibagikan dengan nasi, kemudian juga dengan lauk daging dan kuah. Semuanya dituang dalam tempat yang berbeda-beda sesuai yang mereka bawa. Bahkan ada yang membawa semacam tempat bekas tabung cat. Tentu tempat makan yang bersih dan layak. Makanan tersebut dijamin memiliki gizi yang tinggi, berkualitas dan juga higienis.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




