Sabtu, 15 Mei 2021 18:38

​Tolak Revisi UU KPK, PMII Demo Gedung Dewan Kota Malang

Selasa, 20 Oktober 2015 16:47 WIB
​Tolak Revisi UU KPK, PMII Demo Gedung Dewan Kota Malang
Aksi massa saat demo di depan gedung dewan Kota Malang. foto: merdeka

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com – Puluhan massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Selasa (20/10) siang, berunjuk rasa dengan mendatangi Gedung Dewan Kota Malang. Aksi ini nyaris ricuh, karena massa mencoba merangsek masuk ke dalam gedung DPRD.

Mahasiswa terus mendesak masuk ke dalam gedung DPRD Kota Malang dengan mendorong pagar kantor dewan. Selain itu, caci maki terus diberikan pada wakil rakyat karena anggota dewan tidak mau menemui mereka.

Beberapa peserta demo terlihat berusaha naik ke pagar gedung DPRD yang dijaga ketat aparat kepolisian. Usaha menerobos itu terus dilakukan, karena mereka geram dengan anggota dewan tak kunjung menemui mereka. “Kami sudah menunggu berjam-jam, tapi tidak ditemui,” kata seorang orator.

Dalam aksi itu, PMII meminta agar DPRD Kota Malang menerima rekomendasi yang diberikan mahasiswa terkait revisi UU No 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mahasiswa menilai Revisi Undang Undang KPK akan melemahan kinerja lembaga tersebut dalam memberantas korupsi yang ada di Indonesia.

BACA JUGA : 

KPK Lanjutkan Pemeriksaan Dugaan Korupsi di PDAM Gresik Usai Lebaran

Hari ini, Gepal Kembali Turun Aksi Desak KPK Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PDAM Gresik

Menuju Zona Integritas, Wali Kota Pasuruan Tanda Tangani Komitmen Bersama Pencegahan Korupsi

Bupati Pamekasan Teken Komitmen Bersama Program Pemberantasan Korupsi

Setelah beberapa jam, anggota DPRD Kota Malang akhirnya menemui massa. Kehadiran para wakil rakyat itu dalam rangka menjawab tuntutan massa yang meminta sikap mereka soal penolakan revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Beberapa perwakilan fraksi, antara lain Hadi Susanto, Selamet, M Fadli dan lainnya, mengaku mendukung apa yang disuarakan para mahasiswa PMII itu. “Kami mendukung dan siap mengawalnya bersama mahasiswa,” kata Hadi Susanto.

Sedikitnya ada tujuh fraksi yang menandatangani tuntutan mahasiswa itu, dengan materi utama menolak revisi Undang-Undang KPK. “Para sahabat sekalian nanti apa yang sudah ditandatangani akan kita kirimkan ke pusat,” tegas perwakilan massa PMII. Akhirnya para pendemo membubarkan diri dengan tertib. (thu/mlg1/rev) 

Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Sabtu, 15 Mei 2021 09:10 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kerusuhan 13 Mei 1998 terus diperingati oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia. Korban aksi anarkis itu sebagian memang etnis Tionghoa.Uniknya, mereka memperingati dengan menyajikan rujak pare dan sambal jombrang. Apa...
Kamis, 13 Mei 2021 19:51 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...