Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Asluchul Alif dan Direktur Keuangan dan Umum PG Adityo Wibowo menggunting pita saat peresmian SPPG Dapur Hibrid di Yayasan PPNU Trate. Foto: Ist.
Menurutnya, model SPPG ini memperpendek rantai penyediaan makanan bergizi sehingga anak-anak mendapatkan asupan sehat langsung di tempat belajar.
"SPPG jangan hanya berorientasi pada jumlah. Fokus kita adalah pada kualitas gizi. Pastikan setiap menu yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan memenuhi kebutuhan anak-anak. Kepala desa dan lurah bisa ikut menjadi mitra dalam pendampingan, sementara puskesmas harus rutin melakukan pengawasan agar tidak timbul masalah di kemudian hari," pintanya.
Ia juga berpesan kepada pengelola dapur SPPG untuk selalu menjaga kebersihan dan standar sanitasi.
"Kualitas makanan yang baik hanya bisa dihasilkan dari dapur yang bersih dan tertib," pesannya.
Bupati berharap adanya sinergi antara SPPG dan program nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sehingga kebutuhan bahan baku dan logistik dapat terpenuhi secara mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Yayasan PPNU Trate Elvi Wahyudi menjelaskan, SPPG Dapur Hibrid dibangun melalui pendampingan Pemkab Gresik dan dukungan CSR dari PT Petrokimia Gresik, dengan nilai investasi sekitar Rp 1,3 miliar.
Pembangunan dilakukan sejak Juli hingga Oktober 2025 dengan memanfaatkan fasilitas kantin sekolah yang disulap menjadi dapur gizi terstandar.
"SPPG Dapur Hibrid ini melayani 3.059 murid di lingkungan Yayasan PPNU Trate, terdiri dari MINU Trate Putra 576 murid, MINU Trate Putri 641 murid, SDNU 1 Trate 707 murid, SDNU 2 Trate 53 murid, MTs NU Trate 404 murid, dan SMK NU Trate 678 murid," jelasnya..
Ia menambahkan, dapur ini telah memperoleh sertifikat air higienis dan sanitasi dari Dinas Lingkungan Hidup, sertifikat penjamah makanan dari Dinas Kesehatan, serta sertifikat laik higiene dan sanitasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.
"Semua standar kami penuhi agar makanan yang dihasilkan tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan bergizi," pungkasnya. (hud/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






