JAKARTA,BANGSAONLINE.com - Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergitas Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup antara Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.
Penandatanganan MoU tersebut dilakukan di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Minggu (28/12/2025).
BACA JUGA:
- Pemprov dan DPRD Jatim Setujui 2 Raperda Strategis
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua PP Muslimat NU, Arifatul Chori Fauzi, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.
Melalui Nota Kesepahaman ini, diharapkan terjalin kerja sama strategis antara Muslimat NU dan KLH RI, salah satunya dalam mendukung dan menguatkan program Mustika Darling (Muslimat Cantik Sadar Lingkungan) sebagai gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Khofifah menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama tersebut.
Menurutnya, MoU ini menjadi langkah konkret Muslimat NU dalam memperkuat gerakan pelestarian lingkungan yang berakar kuat di tengah masyarakat.
"Kerja sama ini menjadi langkah nyata Muslimat NU dalam mengintegrasikan nilai-nilai dakwah dengan aksi mitigasi perubahan iklim dan perlindungan ekosistem di seluruh Indonesia," ujarnya.
Khofifah berharap Nota Kesepahaman ini segera ditindaklanjuti dengan program kerja teknis yang menyentuh pengurus wilayah hingga ranting di berbagai daerah.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




