Demo "Reset Bangkalan" Ricuh, Massa Aksi Disemprot Water Cannon

Demo "Reset Bangkalan" Ricuh, Massa Aksi Disemprot Water Cannon Massa aksi terlibat saling dorong dengan aparat saat berupaya masuk ke Gedung Pemkab Bangkalan lantaran tak ditemui bupati. Foto: KABARMADURA/AINUR ROFIK

“Kami datang baik-baik, sesuai aturan, tapi ditembaki water cannon, alat-alat kami rusak. Kami hanya minta bupati untuk keluar menemui kami, ternyata dihalangi aparat,” terangnya dengan nada kecewa.

Awalnya, Bupati Lukman Hakim mengutus Asisten Kesejahteraan Rakyat, Anang Yulianto, untuk menemui massa. Namun, kehadiran Anang ditolak mentah-mentah oleh demonstran yang menuntut kehadiran langsung orang nomor satu di Bangkalan tersebut.

Setelah situasi sempat tak terkendali akibat penyemprotan water cannon, Bupati Lukman Hakim akhirnya keluar menemui massa. Namun, sebagian massa yang sudah terlanjur kecewa memilih bergeser dan melakukan blokade di Jalan Soekarno-Hatta.

Hingga berita ini ditulis pukul 15.00 WIB, massa masih berorasi di jalanan disaksikan Bupati dan jajaran perwakilan organisasi pemerintah daerah (OPD).

Dalam kesempatan itu, Isra' juga meminta Kapolres Bangkalan, AKBP Wibowo, untuk mengevaluasi tindakan personel di lapangan agar kekerasan terhadap mahasiswa tidak terulang kembali.

“Karena ada sekitar tiga teman mahasiswa menderita luka ringan. Beruntung bukan gas air mata yang disemprotkan, kalau itu gas air mata bahaya terhadap kawan-kawan kita. Korban ada, banyak teman digebukin hingga luka ringan, alat peraga demo kami rusak, mulai dari sound system, bendera kita berserakan gara-gara bentrok tadi,” pungkas Isra’.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO