Kasi Intel Kejari Nganjuk Anwar Reza Zakaria saat dikonfirmasi masih belum bisa memberikan keterangan. ”Kami mohon maaf karena saat ini masih dalam tahap penelitian dokumen dan hanya meminta keterangan saja, untuk itu kami belum bisa memberikan keterangan,” ungkapnya.
Pihaknya berjanji akan segera memberikan keterangan apabila sudah meningkat menjadi tahap penyidikan. Pihaknya mengaku masih kesulitan dalam mencari desainer kain batik, karena tidak mungkin secepat itu dalam mendesain sebuah motif batik. ”Apakah semua sudah dipersiapkan sebelumnya?” jelasnya.
Dari 20 pejabat yang diperiksa dan juga pemenang lelang, mereka belum ada yang mengaku siapa desainer kain batik.
Sebenarnya pengadaan kain batik tersebut sudah jelas salah, karena kain batik yang dibagikan kepada PNS bukanlah kain batik melainkan kain bermotif batik.
Sementara Bambang Eko Suharto usai pemeriksaan segera meninggalkan kantor Kejari Nganjuk. Pantauan di lapangan, ia dijemput mobil dinas Kijang Innova warna abu-abu dengan plat merah nopol AG 476 VP. (dit/ros)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




