Tito Terkesan Tragedi Bom Sarina dan Penertiban Kalijodo

Tito Terkesan Tragedi Bom Sarina dan Penertiban Kalijodo Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiyarto (kanan) melakukan salam komando dengan Kepala BNPT Irjen Pol Tito Karnavian (kiri) seusai sertijab Perwira Tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, 21 Maret 2016. (Suara Pembarua)

Tito pun menyakini Kapolda Metro Jaya yang baru, Irjen Pol Moechgiyarto, bisa mengemban jabatan Kapolda Metro Lebih baik dari dirinya.

Dengan pengalaman yang dimiliki Moechgiyarto dapat meneruskan estafet kepemimpinannya di Polda Metro Jaya.

"Saya sampaikan ke Pak Moehgi beban satu ton di pundak saya lepas. Tiba kepemimpinan Pak Mugi, lulusan terbaik 86," ucap Tito.

Sementara itu Komisioner KompolnasAndrianus Meilela mengatakan ada perbedaan antara mantan Kapolda dengan Irjen Pol Morcghiyarto dimata dirinya. Jika Tito terkesan suka dengan pengerahan anggotanya dalam setiap kejadian tetapi Moecghiyarto lebih mengedepankan langkah persuasif.

"Dengan karakter baru Pa Moecghiyarto yang kalem lebih mengedepankan persuasif jelas berbeda dengan pa Tito, ini akan bertolak belakang dengan pa Ahok yang memiliki kesamaan dengan Tito. Tentu akan menjadi dinamika baru," ujarnya saat diminta tanggapan terhadap Kapold Metro Jaya baru Irjen Pol Moecghiyarto usai pisah sambut Kapolda, Senin (21/3) malam.

Namun demikian, Andrianis meyakini Kapolda Baru mampu dan bisa menjalankan tugasnya di Jakarta sebagai Ibukota. "Saya hafal keduanya jadi saya yakin sama-sama mampu," ucapnya.

Disinggung terkait sosok Tito Karnnavian apakah mungkin dipersiapkan sebagai bakal calon Kapolri menggantikan Jendral Polisi Badrodin Haiti. Ia mengaku bisa saja namun demikian hal itu bagaimana Presiden Jokowi dan Komisi 3 DPR. "Layak tapi bagaimana Presiden dan Komisi 3, kalau jabatan Kapolri sesuai UU ASN diperpanjang ya mungkin calon yang akan nunggu tapi bisa juga kita usul," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO