Petugas Kepolisian membantu mendorong mobil yang mogok akibat banjir.
Akibat hujan deras, beberapa ruas di Ponorogo diterjang banjir, beberapa kawasan bahkan lumpuh dan aktivitas warga terhenti. Termasuk beberapa sekolah meliburkan siswanya karena banjir, Rabu (28/09).
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, jajaran Kepolisian Resort Ponorogo menurunkan satu kompi pasukan Pengendali Masa (Dalmas) Sabhara untuk membantu warga mayarakat yang terkena musibah banjir.
Kapolres Ponorogo AKBP Harun Yuni Aprin, S.H., S.I.K., M.Si memerintahkan anggota agar siaga satu banjir dan segera menurunkan seluruh alat yang ada serta menerjunkan Personil Kepolisian di Lokasi yang dilanda Banjir guna membantu warga masyarakat.
Banjir terjadi di beberapa wilayah, seperti Kecamatan Bungkal, Jetis, Sambit, Mlarak, Siman, Balong dan lainnya. Akibat hujan Deras Selasa (27/9) malam menyebabkan bencana tersebut. Bahkan bencana alam tanah longsor juga terjadi di petak 44F luas 0,20 Ha masuk Dukuh Krajan, Desa Selur, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo.
”Kami sudah mempersiapkan seluruh peralatan yang ada dari perahu karet gergaji mesin pelampung dan masih banyak alat yang lainnya serta menyiagakan personil di titik yang telah di landa banjir guna membantu warga yang terkena musibah banjir, Seluruh kendaraan yang ada di Polres Kami turunkan semuanya untuk membantu dan melayani masyarakat yang terkena musibah banjir,” terang Kapolres Ponorogo.
Bahkan pihaknya mengaku siap dengan petugas yang selalu stand bye berpatroli membantu warga. “Bisa ke posko dan kita standby di sini,” jelasnya. Ia mengatakan nantinya akan menyebar petugas termasuk perahu karet untuk membantu warga. “Kami membantu masyarakat untuk beraktifitas dan kita melakukan patroli dibantu masyarakat,” jelasnya. (yah/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




