Jembatan Mrican Putus Diterjang Arus Sungai Brantas

Jembatan Mrican Putus Diterjang Arus Sungai Brantas Jembatan penghubung Kota dan Kabupaten Kediri yang berada di perbatasan Desa Jongbiru dan Desa Jabon terlihat roboh setelah penyangga jembatan diterjang arus sungai Brantas. foto: ARIF K/ BANGSAONLINE

BERITA TERKAIT:

Sedangkan Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab Kediri, Hari Wahyu mengatakan kondisi jembatan sudah rusak dan ditutup. "Kami sudah melakukan monitoring dan langkah pengamanan jembatan, karena sebelumnya jembatannya sudah rusak," jelas Wahyu.

Sedangkan terkait keinginan warga yang berharap pemerintah segera membangun dan memperbaiki jembatan Mrican, Wahyu akan melaporkan hal tersebut. Namun saat ini jembatan tersebut masih menjadi hak milik Pabrik Gula Mrican.

"Kami akan melaporkan keinginan warga, tapi kan ini masih jadi hak milik pabrik, dan saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan PG Meritjan," tandas Hari.

Hari juga akan melakukan pengawasan jika warga ingin menggunakan perahu untuk penyeberangan, pasalnya mengingat debit air yang masih tinggi. “Kami tidak bisa melarang, namun kami tetap melakukan pengawasan, karena penyebrangan dengan menggunakan perahu tersebut tidak memiliki pengamanan,” tandasnya.

Diketahui jembatan peninggalan zaman belanda tersebut sudah sangat lama dipakai oleh pihak Pabrik Gula maupun warga, guna melakukan aktivitas. Dan berdasarkan prasasti marmer yang masih menempel sisi timur pagar jembatan menunjukkan bangunan jembatan itu diresmikan pada 15 Oktober 1898. Prasasti yang masih terawat bagus itu tertulis, De Eerste Steen Gelegd Door, Marie Cornelie De Rueter De Wildt, 15 October 1898.

Sebenarnya jembatan sepanjang 150 meter dengan lebar 3 meter tersebut sudah ditutup oleh pihak PG semenjak 1 Desember 2015, namun akhirnya warga melakukan demo dan menuntut dibuka kembali jembatan tersebut. Akhirnya jembatan dibuka dengan jaminan tanpa menuntut ke pihak PG apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. (rif/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO