Puti Guntur saat foto bersama masyarakat di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kenjeran, Kota Surabaya, Minggu (20/5/2018).
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno, kembali menegaskan komitmennya untuk pembebasan biaya pendidikan SMA/SMK Negeri, jika terpilih dalam Pilkada 2018. Kandidat nomor 2 itu menyampaikan gagasannya saat bertemu masyarakat di Kelurahan Sidotopo Wetan, Kenjeran, Kota Surabaya, Minggu (20/5/2018).
“Gus Ipul dan saya, sudah bertekad untuk menggratiskan kembali pendidikan SMA Negeri dan SMK Negeri,” kata cucu Bung Karno itu.
BACA JUGA:
- Gelar Kuliah Umum, Umsida Hadirkan Narasumber DPR RI Komisi X
- WTS Jabon Sidoarjo, Jujukan Pemburu Kenikmatan Kuliner di Tengah Sawah, Pernah Disinggahi Mbak Puti
- Beredar Rekom DPP PDIP Atas Nama Puti Guntur Soekarno-Lilik Arijanto
- Prediksi Pengamat: Pilwali Surabaya, Puti-Eri vs Machfud-Lia Bersaing Ketat
Dalam dokumen visi-misi, Calon Gubernur Saifullah Yusuf dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno memang merumuskan pembebasan biaya SMA/SMK Negeri.
“Ini komitmen kami berdua untuk mengawal program wajib belajar 12 tahun, yang menjadi kebijakan Presiden Jokowi, sekaligus menjamin hak pendidikan anak-anak di Jawa Timur,” kata Puti Guntur.
Warga Kota Surabaya memang pernah cukup lama menikmati pendidikan gratis SD, SMP, SMA dan SMK Negeri. Semua pembiayaan itu ditanggung APBN dan APBD Kota Surabaya.
Wali Kota Tri Rismaharini mengalokasikan anggaran pendidikan sampai 32 persen dari total APBD Kota Surabaya. Namun, seiring pengesahan UU 23/2014 tentang pemerintahan daerah, kewenangan SMA/SMK beralih ke Pemprov Jawa Timur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




