Minggu, 16 Mei 2021 10:41

​Terlilit Selendang, Kepala Bayi Putus dalam Gendongan Ibu

Jumat, 07 Desember 2018 17:28 WIB
Editor: Choirul
Wartawan: --
​Terlilit Selendang, Kepala Bayi Putus dalam Gendongan Ibu
Lorna Stephanie Nueva memeluk tubuh bayinya yang tanpa kepala. foto: mirror.co.uk

LAOANG, BANGSAONLINE.com - Lorna Stephanie Nueva (25), warga Kota Laoang, Philipina mengalami musibah yang sangat tidak lazim. Kepala bayinya, bernama Prince Calot, terputus dalam gendongan, setelah ujung selendang yang digunakan untuk menutupi bayi dari terik masuk ke roda sepeda motor. Hal itu menyebabkan selendang menjerat leher bayinya, sampai putus. Kepala bayi pun menggelinding.

Kecelakaan aneh ini terjadi di kawasan Nort Samar, Philipina. Lorna awalnya hendak berangkat ke dokter untuk mengobatkan sang anak diantar oleh ibunya, Rosita Tejano (45), dengan sepeda motor. Rosita, sang nenek, yang menyetir.

Dikarenakan terik matahari cukup menyengat, Lorna menggunakan selendang kuning untuk menutupi wajah anaknya. Sayangnya, ujung selendang itu dibiarkan menjuntai.

Tak disangka, ujung selendang itu masuk ke roda sepeda motor yang melaju cukup kencang. Kejadiannya begitu cepat. Seledang tertarik, dan menjerat leher bayi Calot.

BACA JUGA : 

Misteri Terbakarnya Tesla, di Texas Tidak Ada Hantu Pocong

​Lahir Tak Sempurna, Bayi di Tuban Ditolong TNI

Prosedur Rapid Test Sebabkan Calon Bayi di Banyuwangi Meninggal Dalam Kandungan

Pembalap Tewas saat Pecahkan Rekor Kecepatan

Thas!

Bayi Calot tertarik dari gendongan, dan di saat bersamaan, kepala bayi Calot putus dan terlempar. Motor pun terjatuh. Lorna segera menghampiri anaknya tanpa kepala itu, dan menggendongnya sambil menjerit histeris.

Ini adalah kali kedua dia kehilangan anaknya. Di tahun 2016 lalu, putrinya yang berusia 8 tahun tewas tenggelam. Putrinya yang masih muda tenggelam di sungai di kampung halaman mereka di Sumoroy dekat kota Palapag.

Sedangkan peristiwa terbaru ini, terjadi pada 2 Desember lalu. “Saya menggendongnya, dan ibu saya menyetir. Kejadian itu begitu cepat, dan saya tak bisa menahannya.”

Para saksi mengatakan, baik Lorna maupun ibunya tidak memiliki kesempatan. Sebab tahu-tahu kepala bayi itu menggelinding.

Inspektur Manuel Castillo mengatakan bahwa ibu dan neneknya masih dalam keadaan syok. Keduanya dapat dituntut dengan melanggar Undang-Undang Republik 10666 atau Undang-Undang yang Memberikan Keselamatan Anak-Anak di Atas Sepeda Motor dan kecerobohan sembrono yang mengakibatkan pembunuhan, menurut laporan.

Sang ibu, Rosita Tejano memeluk anaknya, Lorna. Lorna sendiri memeluk bayinya. 

Sumber: mirror.co.uk
Artis Greta Garbo Ajak Nikah ​Albert Einstein
Rabu, 12 Mei 2021 04:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episode 30 mereview cerita Gus Dur tentang fisikawan Albert Eintein dan model cantik Greta Garbo. “Anekdot ini saya ambil dari buku berjudul Gus Dur hanya Kalah dengan Orang Madura,...
Sabtu, 15 Mei 2021 22:16 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga tabebuya, khususnya yang berwarna kuning, bermekaran lagi di jalanan Kota Surabaya. Bunga berwarna kuning indah itu semakin mempercantik jalanan, terutama jalan protokol pada saat Idul Fitri atau lebaran kali i...
Minggu, 16 Mei 2021 05:46 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Pembela utama korban kerusuhan 13 Mei 1998 adalah Ita Fatia Nadia. Aktivis perempuan ini kenyang teror. Bahkan ia pernah diancam oleh Jenderal Sintong Panjaitan.Ancaman itu dilakukan sang jenderal di Istana. Saat Fatia ...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Jumat, 14 Mei 2021 10:11 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...