Pos kamling yang telah dibangun di kawasan PPP Pacitan.
"Kalau soal aksi pencurian motor, itu sebenarnya hanya karena tertukar. Jadi tidak benar kalau ada curanmor dalam waktu dekat ini," jelasnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Sumber Daya Kelautan Dinas Kelautan Pemprov Jatim wilayah Pacitan, Ninik Setyorini menambahkan, pihaknya memang telah mendapatkan laporan kejadian aksi pencurian mesin tempel milik nelayan. Karena itu, ia berharap agar semua pihak bersinergi untuk membahas masalah tersebut.
"Jadi tidak akan mungkin kalau hanya pihak UPT ataupun Kamladu saja. Kami juga perlu peran serta masyarakat nelayan. Karena itu mari duduk bersama untuk membahas dan mencari solusi atas peristiwa tersebut," ujar Ninik, di tempat terpisah.
Ninik juga tak menampik bila kawasan pelabuhan memang perlu perhatian serius. Sebab, di situ banyak berkumpul masyarakat dari segala penjuru. Tidak hanya masyarakat nelayan lokal namun juga banyak nelayan andon.
"Bukannya menuduh, namun persoalan ini tidak hanya cukup diselesaikan pihak UPT maupun Kamladu. Perlu sinergitas semua pihak. Kami juga telah membangun dua pos kamling di kawasan pelabuhan. Diharapkan pos tersebut bisa digiatkan lagi," jelasnya. (yun/rd)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






