Tahun ini ada 18 PTS yang bergabung dalam SBMPTBR. Di antaranya dari Jember terdapat Universitas Islam Jember, Stikes dr. Soebandi, IKIP PGRI Jember dan lima PTS lainnya. Dari Banyuwangi di antaranya ada Untag Banyuwangi, Sekolah Tinggi Islam Blambangan, Akademi Kesehatan Rustida Glenmore, dan tiga PTS lainnya.
“Untuk Kabupaten Bondowoso diwakili oleh Akademi Kebidanan Dharma Praja Bondowoso, sedangkan dari Lumajang ada STIE Widya Gama. Sementara Universitas Panca Marga dan Stikes Hafshawaty berasal dari Probolinggo,” sebutnya.
Untuk peserta yang berminat mendaftarkan diri dalam SBMPTBR bisa mengakses laman sbmptbr.unej.ac.id untuk mendapatkan PIN dan Kode Akses Pembayaran (KAP). PIN itu nantinya digunakan untuk membayar biaya pendaftaran ke Bank Mandiri.
“Setelah membayar, peserta dapat melaksanakan pendaftaran dengan masuk kembali ke laman SBMPTBR guna mengisikan data diri dan foto, pilihan program studi, memilih hari, dan sesi ujian yang akan diakhiri dan mencetak kartu peserta SBMPTBR. Setiap peserta diberikan lima pilihan program studi dengan ketentuan tiga program studi sarjana dan atau diploma di Universitas Jember, serta dua program studi sarjana dan atau diploma di PTS,” terangnya.
Zulfikar juga mengingatkan, bagi peserta yang nantinya diterima melalui jalur SBMPTBR di Unej, wajib membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang besarannya telah ditetapkan oleh Universitas Jember.
“Tentu hal ini juga berbeda dengan calon mahasiswa yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan SBMPTN yang hanya membayar UKT saja,” katanya.
“Di SBMPTBR tahun ini, khusus untuk SPI tertinggi di Fakultas Kedokteran dipangkas menjadi 150 juta rupiah dari yang semula 300 juta rupiah di SBMPTBR tahun lalu,” imbuhnya. (jbr1/yud)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






