Tanam 1.000 Pohon, sebagai Tanda Deklarasi Perkawis

Tanam 1.000 Pohon, sebagai Tanda Deklarasi Perkawis DARI KIRI: Kades Kalipang Antonius Supratiknya (pegang mic), Anggota Komisi B DPRD Jatim Amar Saifudin, Ketua DPRD Kab. Kediri Dodi Purwanto, Bima dari Wildwater, Ketua Umum Perkawis Tofan, Budiman, dan anggota DPRD Kabupaten Kediri M. Hasyim. foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Puluhan pegiat lingkungan dari Lintas Komunitas berkumpul di kawasan Gunung Wilis, tepatnya di Dusun Kalibago, Desa Kalipang, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, Minggu (1/3/2020). Mereka berkumpul di lembah Wilis itu untuk menanam 1.000 pohon, melepas burung, dan menabur benih ikan di Dam Kalibago.

Aksi itu merupakan rangkaian acara deklarasi Perkawis (Pelestari Kawasan Wilis), sebuah komunitas pelestari alam, khususnya di Kawasan Wilis.

Deklarasi Perkawis di Desa Kalipang itu dihadiri pegiat lingkungan dari enam daerah di Kawasan Wilis yaitu Tulungagung, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, dan Kediri (Tunggal Rogo Mandiri) yang tergabung dalam Perkawis (Pelestari Kawasan Wilis), yang digelar selama 2 hari yaitu Sabtu - Minggu (29/2 - 1/3).

Ketua Umum Perkawis Tofan Ardi mengatakan, bahwa Perkawis berkomitmen bersama untuk melindungi kawasan Wilis sebagai benteng pertahanan ekologi, ketahanan dan ketahanan pangan.

Menurut Tofan, era globalisasi ini telah menyebabkan banyak hal. Salah satunya degradasi lingkungan yang sangat memprihatinkan. Manusia sebagai subyek telah melakukan eksploitasi terhadap alam dengan jumlah besar, demikian halnya dengan mengubah kerumitan alam, seperti banjir, kekeringan dan tanah longsor.

Simak berita selengkapnya ...