Pegawai Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang saat memantau hasil pekerjaan.
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pengerjaan proyek jaringan irigasi milik Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan di 55 titik tidak bisa maksimal. Hal ini diakibatkan intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang Ir. Misbah Zunib mengakui pengerjaan proyek tersebut terkendala turunnya hujan. Mengingat, proyek berupa jaringan irigasi, sehingga akan tergenang air ketika hujan.
BACA JUGA:
- Proyek Jalan Kedungringin Tetap Berlanjut, Target Rampung Akhir 2025
- Dianggap Ingkari Janji, Warga Kedungringin Pasuruan Hentikan Sementara Proyek Jalan Rp3,6 Miliar
- Proyek Revitalisasi Alun-Alun Bangil Tinggal Finishing
- PT BKP Dilaporkan Soal Proyek Gedung BPBD Pasuruan, Lujeng: Lelang Sudah Sesuai Prosedur
"Meski ada kendala nonteknis, kami meminta para rekanan betul-betul memperhatikan kualitas pekerjaan, agar sesuai dengan dokumen kontrak yang sudah ditandatangani," pesannya.
Data yang diperoleh, dari 55 paket pekerjaan yang digulirkan, 15 di antaranya sudah rampung dikerjakan. Sementara 40 sisanya masih dalam proses pengerjaan.
Total anggaran yang disiapkan untuk rehab jaringan irigasi sebesar Rp 10,101 miliar bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan. (bib/par/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






