Tak Bisa Pulang Dampak Covid-19, Ratusan Mahasiswa Thailand di Jember Jualan Takjil

Lama di Indonesia, Sulaiman menjelaskan tentang kedai yang dibuka di jalan setapak Jawa 7 Kelurahan/Kecamatan Sumbersari ini. Kedainya itu berada di sebuah rumah kontrakan yang juga menjadi kantor sekretariat mahasiswa asal Negari Gajah Putih itu.

Mereka menyebutnya Himpunan Mahasiswa Patani Indonesia (HMPI). Di sana menjual makanan dan minuman khas negara Thailand, seperti thai tea dan kue tiau. Karena mahasiswa asal Patani mayoritas muslim, mereka juga menjual serta membuat roti maryam, dan juga jajanan tempura.

"Diberi saus kuah khusus, yang identik dengan rasa kecut dan pedas. Bahan bakunya, kami datangkan dari Patani, seperti bubuk thai tea kami, beda dengan yang ada di Indonesia. Thai tea menggunakan olahan bubuk daun teh," katanya.

Sulaiman mengatakan, ada sekitar 100 mahasiswa asal Patani di Jember. Tersebar di semua perguruan tinggi yang ada di Jember. Tujuan dibukanya kedai makanan itu untuk menampung kerinduan dengan daerah asalnya. Juga sebagai wadah untuk teman-temannya menikmati dan merasakan makanan-makanan asli Patani.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: