”Hingga saat ini memang belum ada keputusan bersama. Tapi kalau ditanya siap apa tidak, saya memastikan siap maju dalam Pilbup Gresik,” ujar Khuluq.
Namun dia mengaku masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan Pilkada, apakah dipilih langsung oleh rakyat atau melalui DPRD.
“Aturannya kan sekarang masih digodok, kita tunggu. Setelah ada keputusan pasti, baru kita perhitungkan dan tata kembali, tapi saya optimistis,” ujar Khuluq.
Sebagaimana diketahui, berkaca pada Pilbup Gresik 2010 lalu, Husnul Khuluq yang berpasangan dengan Musyaffa’ Noer adalah pasangan yang kuat dan nyaris memenangkan Pilkada. Dalam coblosan tahap awal, Khuluq yang diusung PKB, PPP, Gerindra dan PKNU itu unggul dari pasangan Sambari halim Radianto-Moch Qosim yang didukung oleh Golkar dan PKPI.
Namun Sambari dan Qosim berhasil menggugat hasil Pilbup kala itu dengan bukti money politics, sehingga putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan coblos ulang di 9 kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Gresik, yaitu di Kebomas, Bungah, Driyorejo, Menganti, Kedamean, Benjeng, Cerme, Duduksampeyan, dan Balongpanggang.
Hasil total setelah coblos ulang, pasangan Sambari-Qosim berhasil membalik posisi, unggul dari pasangan Khuluq-Musyaffa’ dan menjabat Bupati dan Wakil Bupati periode 2010-2015.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




