Jumat, 30 Oktober 2020 11:29

Peneliti Senior SSC: Tanpa Pakta Integritas dengan Masyarakat, Kampanye Paslon Ibarat Parade Ngibul

Minggu, 27 September 2020 13:45 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Nanang Fachrurrozi
Peneliti Senior SSC: Tanpa Pakta Integritas dengan Masyarakat, Kampanye Paslon Ibarat Parade Ngibul
Peneliti Senior SSC dan Puskakom Publik sekaligus Dekan dan Dosen FISIB UTM, Surokhim. (foto: ist).

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Hari ini (Minggu, 27/9/2020) merupakan hari kedua kampanye para pasangan calon (paslon) yang bakal bertarung di Pilkada Serentak 9 Desember 2020. Termasuk Kota Surabaya yang menggelar pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Beberapa hari terakhir ini, KPU dan Bawaslu sudah mengajak paslon untuk berikrar damai dalam kampanye. Namun, ikrar itu dinilai sebagai slogan, kamuflase semata, jika tanpa ada kontrak politik, pakta integritas yang nyata antara masyarakat pemilih dengan pasangan calon.

"Kampanye dengan banyak janji tanpa pakta integritas hanya akan seperti parade ngibul, bermanis-manis ria di hadapan masyarakat dan pemilih. Giliran sudah jadi, lupa semua janjinya, lupa yang dikatakan," cetus Surokhim, Pengamat Politik yang juga sebagai Dekan dan Dosen FISIB di UTM ini kepada BANGSAONLINE.com, Minggu (27/9/2020).

"Jadi selama kampanye, mereka paslon hanya bisa memberikan lips service, angin surga aja selama kampanye. Seharusnya, publik dan pemilih diharapkan bisa lebih kritis dengan banyak meminta pakta integritas pada paslon," jelas Surokhim.

"Dengan cara seperti itu, Insya Allah paslon tidak akan mudah mengobral janji. Sekaligus pakta integritas itu bisa menjadi kontrak yang bisa ditagih sewaktu-waktu jika sudah memimpin. Dengan cara seperti itu, Insya Allah kampanye politik pilkada akan kian realistis, kian mulia, bermartabat, dan terhormat," ujar Peneliti Senior SSC (Surabaya Survey Center) dan Puskakom Publik (Pusat Kajian Komunikasi Publik) ini.

Menurut Surokhim, memperbanyak pakta integritas paslon adalah cara bermartabat meningkatkan kualitas kampanye pilkada.

"Pakta integritas akan mendorong paslon juga bersungguh-sungguh jika sudah terpilih. Kalau paslon itu berani kontrak di depan dan pakta integritas, saya pikir sudah selangkah lebih maju dan terlihat ada kesungguhan untuk pro masyarakat dan tidak sekadar aji mumpung untuk meraup insentif elektoral semata," pungkas Surokhim. (nf/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 28 Oktober 2020 18:30 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Selama ini, masyarakat jamak mengetahui khasiat minyak kayu putih dipakai sebagai penghilang masuk angin atau perut kembung. Jarang atau belum banyak yang tahu kalau minyak tersebut berasal dari sebuah tanaman kayu putih. ...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Rabu, 28 Oktober 2020 10:49 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...