Sabtu, 06 Maret 2021 22:11

Konfercab PCNU Sumenep, Kiai Pandji Taufiq Terpilih sebagai Ketua Lagi

Selasa, 29 September 2020 16:17 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Alan Sahlan
Konfercab PCNU Sumenep, Kiai Pandji Taufiq Terpilih sebagai Ketua Lagi
Konfercab PCNU Sumenep di Pondok Pesantren Nasy’atul Muta’allimin, Senin (28/9/2020) kemarin. (foto: ist).

SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar konfercab untuk memilih ketua PCNU periode 2020-2025 bertempat di Pondok Pesantren (Ponpes) Nasy’atul Muta’allimin, Senin (28/9/2020). Hasil konfercab, Kiai A. Pandji Taufiq terpilih kembali memimpin PCNU Sumenep.

Pada proses pencalonan Ketua Tanfidziyah PCNU tersebut, muncul beberapa nama, di antaranya K.H. A. Busyro Karim, Kiai A. Pandji Taufiq, Kiai Dardiri Zubairi, K.H. Imam Hendriyadi, dan K.H. Chairul Anam.

Dari sejumlah nama itu, ada dua kandidat yang memenuhi ambang batas minimal 75 suara, yakni K.H. A. Busyro Karim memperoleh 135 suara dan Kiai A. Pandji Taufiq sebanyak 116 suara. Jika merujuk pada tata tertib yang disepakati, bahwa calon ketua tanfidziyah tidak boleh merangkap jabatan politik seperti presiden, wakil presiden, gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota, wakil wali kota, menteri, dan legislatif. Sehingga K.H. A. Busyro Karim secara otomatis tidak bisa dipilih menjadi ketua, karena masih berstatus sebagai Bupati Sumenep.

“Sesuai tata tertib yang telah disepakati, maka K.H. A. Busyro Karim dinyatakan gugur, meskipun memperoleh suara terbanyak di Konfercab ini, dan menyatakan Kiai Pandji sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep,” ujar Kiai Ahsanul Haq.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Sumenep terpilih, Kiai A. Pandji Taufiq mengatakan bahwa dirinya siap menjalankan AD/ART organisasi NU dan tidak akan terlibat dalam jabatan politik praktis, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Saya akan membesarkan PCNU Sumenep, tanpa terlibat dalam politik praktis,” jelasnya.

Selain Ketua Tanfidziyah, Konfercab juga memilih Rois Syuriah dengan sistem Ahlul Halli Wal-Aqdi (Ahwa). Sesuai hasil keputusan Dewan Ahwa, K.H. Hafidzy Syarbini terpilih sebagai Rois Syuriah NU 2020-2025. (aln/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 06 Maret 2021 07:30 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Publik heboh. Itu loh, soal dana asing Rp 100 triliun yang bakal masuk Indonesia. Lewat sovereign wealth fund (SWF). Atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI).SWF memang sedang jadi sorotan publik. Maklum, sudah banyak ...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 06 Maret 2021 14:06 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...