Minggu, 28 Februari 2021 01:35

Pemasangan Pipa Tak Jamin Atasi Limbah, Kades Cangkringmalang: Akan Jadi Bom Waktu

Rabu, 02 Desember 2020 14:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Pemasangan Pipa Tak Jamin Atasi Limbah, Kades Cangkringmalang: Akan Jadi Bom Waktu
Sungai Wrati kerap menimbulkan bau busuk dampak limbah dari perusahaan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pemasangan pipa transmisi untuk mengalihkan pembuangan limbah 5 perusahaan dari Sungai Selorawan ke Sungai Wrati dinilai bukan jaminan untuk menyelesaikan persoalan. Justru sebaliknya, proyek tersebut akan menjadi bom waktu, karena hanya memindahkan masalah.

Seperti yang disampaikan oleh Kades Cangkringmalang, Hufron saat ditemui BANGSAONLINE.com Rabu (02/12). Ia memperkirakan nantinya akan muncul penolakan dari ratusan warga di 3 desa, yakni Desa Cangkringmalang, Kedungringin, dan Kedungboto atas pemasangan pipa tersebut.

"Pemasangan pipa transmisi limbah dari 5 perusahaan yang ada di wilayah Desa Wonokoyo yang ditanam di sepanjang Sungai Selorawan untuk dialirkan ke Sungai Wati sejatinya bukan solusi menyelesaikan masalah. Malah sebaliknya, akan menimbulkan masalah baru bagi 3 desa terdampak,  yakni Desa Cangrkingmalang,  Desa Kedungringin, dan Desa Kedungboto," katanya.

"Justru yang perlu dibenahi terlebih dahulu adalah IPAL lima perusahaan sebelum dibuang ke sungai, bukan malah membangun pipa dengan anggaran miliaran rupiah," cetusnya.

Hufron mengaku, dirinya bersama dengan beberapa kades lainnya pernah diundang ke pemkab untuk rapat bersama Asisten I Sekda, DLH, serta perwakilan lima perusahaan. Rapat tersebut membahas rencana pemasangan pipa di Sungai Selorawan.

"Saat itu, para kades meminta diadakan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sebelum pemasangan pipa. Akan tetapi saran dan masukan tersebut tidak dilakukan oleh DLH," ungkapnya

Terpisah, Camat Beji Tauiqul Ghoni yang dikonfirmasi BANGSAONLINE.com mengaku tidak tahu banyak soal pemasangan pipa tersebut. Dirinya memang pernah diundang dalam rapat dengan DLH dan perwakilan lima perusahaan. Namun selanjutnya, ia mengaku belum mengetahui perkembangan dari tindak lanjut rapat tersebut.

"Untuk detailnya coba konfirmasi ke DLH," singkatnya. (bib/par/rev)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Sabtu, 27 Februari 2021 06:11 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Perdebatan Dahlan Iskan, wartawan kawakan, dengan Irwan Hidayat, pemilik pabrik jamu Sido Muncul ini menarik. Irwan Hidayat mengaku sukses karena hoki, bukan hasil kerja keras. Tapi Dahlan Iskan menolak, tak percaya...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 27 Februari 2021 11:53 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...