Rabu, 04 Agustus 2021 21:34

Pelanggan Keluhkan Airnya Keruh Sejak Minggu, Ini Penjelasan Dirut Perumda Giri Tirta Gresik

Selasa, 22 Juni 2021 22:11 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Pelanggan Keluhkan Airnya Keruh Sejak Minggu, Ini Penjelasan Dirut Perumda Giri Tirta Gresik
Dirut Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah (tengah berkaos putih) ketika melihat tandon PDAM di Giri Asri, Kebomas. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kondisi air Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik (dulu PDAM), yang didistribusikan ke puluhan ribu pelanggan di wilayah perkotaan, keruh sejak Minggu (20/6/2021) lalu.

Tak hanya keruh, distribusi air ke pelanggan juga mampet. Kondisi ini tentu membuat para pelanggan mengeluh. "Ada apa ini, air PDAM yang mengalir ke rumah keruh?," ucap Elvita, salah satu pelanggan di wilayah Kelurahan Terate, Kecamatan Gresik kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (22/6/2021).

Akibat keruh, Elvita mengaku canggung menggunakan air untuk kebutuhan sehari-harinya. Kerena itu, dia terpaksa memesan air tangki. "Akhirnya beli air tangkian. Tapi ya ampun, antrenya banyak, jadi nggak langsung dikirim setelah pesan," ungkapnya.

Pelanggan PDAM di Perumahan Giri Asri, Kecamatan Kebomas, juga mengeluhkan air PDAM di rumahnya yang mampet sejak tanggal 20 Juni. "Ini PDAM mati sudah sejak tanggal 20 Juni, kok nggak ada rilis dari teman-teman pers ya," cetus pelanggan tersebut kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (22/6/2021) malam.

BACA JUGA : 

Bupati Gus Yani Pakai Aplikasi Silacak untuk Tracing Covid-19

Bupati Gus Yani Gandeng KPU untuk Percepat Pendataan Vaksinasi

Dituntut Jaksa 8 Tahun Penjara, Ini Reaksi Penasihat Hukum Camat Duduksampeyan Nonaktif

Camat Tambak Pulau Bawean Blusukan ke Kampung Nelayan Bagikan Bantuan kepada Warga Isoman

Menurut dia, sebelum mampet, distribusi air ke rumahnya juga sangat keruh. Sehingga, tidak layak untuk digunakan kebutuhan sehari-hari. "Kemarin keruh, sekarang mati," ungkapnya.

Sementara Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah membenarkan bahwa distribusi air ke pelanggan perkotaan Gresik dari Air Umbulan Pasuruan keruh. "Keruh sejak hari Minggu (22/6/2021)," katanya.

Menurut Riza, sapaan akrabnya, keruhnya air disebabkan terjadinya proses flushing dari Umbulan. "NTU tinggi, sehingga keruh. Karena itu, di-off-kan (dimatikan) dulu karena kekeruhan sangat tinggi," terangnya.

Namun, saat ini, tambah Riza, distribusi sudah dimulai lagi. "Sekarang baru mulai didistribusikan, cuma belum maksimal," jelasnya.

Riza menambahkan, pihak perumda sudah menginformasikan kepada masyarakat pelanggan terkait terjadi kekeruhan air ini. "Sudah di IG (instagram) website perumda," pungkas Riza. (hud/ian)

Respons Keluhan Ojol Karena Terdampak Pandemi, ASC Foundation Bagikan Paket Sembako dan Uang Bensin
Kamis, 29 Juli 2021 13:40 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Muhammad Al Barra bersama Tim ASC Foundation-nya, telah menyalurkan paket sembako kepada para pedagang terdampak PPKM darurat di 12 kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Aksi sosial ini terus dilakukan Gus Barra. Kali i...
Kamis, 15 Juli 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ini ide baru. Untuk menyiasati pandemi. Menggelar resepsi pernikahan di dalam bus. Wow.Lalu bagaimana dengan penghulunya? Silakan baca tulisan wartawan terkemuka Dahlan Iskan di  Disway, HARIAN BANGSA dan B...
Selasa, 27 Juli 2021 06:32 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mayat korban covid yang perlu dibakar – sesuai keyakinan mereka – terus bertambah. Bahkan menumpuk. Sampai perusahaan jasa pembakaran mayat kewalahan. Celakanya, hukum kapitalis justru dipraktikkan dalam pe...
Rabu, 04 Agustus 2021 11:59 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*69. Qaala satajidunii in syaa-a allaahu shaabiran walaa a’shii laka amraanDia (Musa) berkata, “Insya Allah akan engkau dapati aku orang yang sabar, dan aku tidak akan menentangmu dalam urusan apa pun.”70. ...
Sabtu, 17 Juli 2021 10:23 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...