Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, saat mengecek palang pintu kereta api di Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan. Foto: SYUHUD/BANGSAONLINE
Tujuh titik itu di antaranya, di Desa Sumari, Setrohadi, Tambak Rejo, dan Tumapel di wilayah Kecamatan Duduksampeyan. Kemudian, di Desa Padeg dan Jambu di wilayah Kecamatan Cerme, serta Desa Hendrosari, kecamatan Menganti.
"Masih tersisa 3 titik lagi yang perlu dipasang palang perlintasan. Kita upayakan agar dapat dipasang juga palang pintu di tiga titik tersebut," tutupnya.
Sementara itu, Fatchur (17), salah satu siswa SMK Negeri 1 Duduksampeyan mengaku senang dengan adanya palang pintu perlintasan KA.
Ia adalah salah seorang di antara ratusan warga yang setiap harinya melalui jalur perlintasan kereta api.
"Sekarang sudah tidak was-was lagi saat melintas. Terima kasih pak bupati yang telah peduli dengan keselamatan kami," ucapnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News






