Paslon Yani-Alif. FOTO: SYUHUD/BANGSAONLINE.
GRESIK,BANGSAONLINE.com - Calon wakil bupati Gresik, Asluchul Alif mengklaim pelaksanaan Pilkada Gresik 2024 adalah yang paling demokratis dan memakan cost (biaya) paling kecil sepanjang sejarah di Gresik.
"Pilkada tahun ini (2024) paling demokratis sepanjang sejarah pilkada langsung di Gresik dengan cost paling kecil," kata Alif kepada BANGSAONLINE di rumah besar pemenangan Yani-Alif di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Rabu (27/11/2024), petang.
BACA JUGA:
- Dampingi Gus Yani, Thoriq Jabat Sekretaris dan Nadlir Bendahara PDIP Gresik 2025-2030
- Konfercab, Megawati Tunjuk Gus Yani Jadi Ketua PDIP Gresik 2025-2030
- Kukuhkan Pengurus Kipan, Wabup Gresik Ingatkan 25 Desa Masih Kategori Zona Merah Narkoba
- Bupati Gresik Temui Ratusan Warga yang Keluhkan Perusahaan di JIIPE Tak Serap Tenaga Kerja Lokal
Paslon Yani-Alif langsung menggelar konferensi pers setelah hasil hitung cepat internal mereka yang mengklaim mengungguli kotak kosong.
Berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) yang dilakukan internal Tim Pemenangan Yani-Alif hingga pukul 18.00 WIB, paslon Yani - Alif mendapatkan 56,84 suara. Sedangkan kotak kosong mendapatkan 37,37 persen dan suara tidak sah sebesar 5,80 persen.
Gus Yani, panggilan akrab Fandi Akhmad Yani didampingi Asluchul Alif mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik atas terselenggaranya pilkada dengan aman dan kondusif.
"Terutama masyarakat yang telah berpartisipasi dengan datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya," ucapnya.
Ia juga mengucapkan rasa syukur karena dalam perhitungan sementara pasangan Yani-Alif unggul.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




