Merokok Dekat Bensin, Nelayan di Kota Pasuruan Tewas Usai Alami Luka Bakar 70 Persen

Merokok Dekat Bensin, Nelayan di Kota Pasuruan Tewas Usai Alami Luka Bakar 70 Persen Kondisi korban yang mengalami luka bakar saat mendapatkan perawatan awal di RSUD R Soedarsono

KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Seorang nelayan asal Kelurahan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Muslimin (43), meninggal dunia setelah lima hari menjalani perawatan akibat luka bakar parah yang dialaminya.

Korban dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (13/1/2026) malam setelah sempat berada dalam kondisi kritis.

Peristiwa nahas tersebut terjadi akibat kelalaian korban yang merokok di dekat bahan bakar minyak. 

Kejadian bermula pada Jumat (9/1/2026) pagi saat korban menuangkan bensin eceran ke dalam tangki sepeda motornya di dalam rumah.

Saat itu, korban diketahui melakukan aktivitas tersebut sambil merokok. Percikan api dari rokok kemudian menyambar uap bensin sehingga memicu kobaran api yang membakar tubuh korban.

Istri korban, Eka Fitrianingsih (40), menemukan suaminya dalam kondisi terbakar dan segera meminta bantuan warga sekitar.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang karena kondisi luka bakarnya terus memburuk.

"Korban sempat dirujuk ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Malang karena kondisi luka bakar yang memburuk, namun dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 23.20 WIB," ujar Plt. Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, Rabu (14/1/2026).

Ia menyebutkan, korban sebelumnya mengalami luka bakar hingga 70 persen di tubuhnya.

"Korban awal diketahui mengalami luka bakar 70 persen," katanya.

Pihak kepolisian memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan murni akibat kelalaian manusia atau human error.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan disiplin dalam menangani bahan bakar, terutama di lingkungan rumah tangga.

"Korban membenarkan kepada petugas bahwa kejadian tersebut terjadi karena kelalaiannya sendiri," ungkap Junaidi.

Ia menambahkan, bensin merupakan bahan yang sangat mudah menguap dan uapnya tidak terlihat oleh mata.

"Bensin adalah bahan bersifat volatile, bahan bakar yang sangat mudah menguap. Uap bensin yang tidak kasat mata di udara sudah cukup untuk menyambar sumber panas seperti api rokok," pungkasnya. (van)