ilustrasi
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Blitar diharapkan bersatu dan mewaspadai kemungkinan munculnya kembali penyebaran paham komunis di daerah setempat.
Peringatan itu dilatarbelakangi beredarnya informasi adanya gerakan untuk menghidupkan kembali paham komunis ke sejumlah daerah di tanah air, termasuk di Kabupaten Blitar. Terlebih, beberapa waktu lalu juga sempat beredar broadcast message terkait kegiatan PKI di Blitar Selatan.
BACA JUGA:
- Difitnah PKI, Kiai Muhammad Yusuf Hasyim sempat Ditahan 4 Tahun
- Bom Siap Meledak, Dua Pimpinan Pondok Gontor, Kiai Zarkasyi-Kiai Sahal, Dikepung Tentara PKI
- KH M Yusuf Hasyim: Langkahi Mayat Kami sebelum Bubarkan HMI
- Kiai Yusuf Hasyim Takut Jawa Timur Jadi Madiun Soviet Republic, Putra Hadratussyaikh Malah Difitnah
"Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksud, tapi hasilnya nihil. Akan tetapi kami terus mengimbau agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan," jelas Kapolres Blitar, AKBP Slamet Waloya, Rabu (11/5).
Polisi juga sudah menyebar anggota intelejen untuk mengawasi dan menyelidiki beberapa wilayah yang diduga rawan tumbuh kembali bahaya laten PKI. Juga, mulai mengawasi pergerakan berbagai Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang mencurigakan.
"Anggota kami selalu kami siagakan untuk memantau beberapa daerah yang memang selama ini ditengarai sebagai tempat munculnya kembali PKI," jelasnya.
Sementara munculnya kembali gerakan PKI di Indonesia juga direspon oleh Barisan Serba Guna (Banser) Nahdlatul Ulama Kabupaten Blitar dengan merapatkan barisan dan meningkatkan kewaspadaan.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




